Home Food Begini Perbedaan Kecap Asin dan Kecap Ikan, Jangan Sampai Salah Pilih!

Begini Perbedaan Kecap Asin dan Kecap Ikan, Jangan Sampai Salah Pilih!

by Erin Nuzulia
kecap asin

Ketika Anda berbelanja ke supermarket dan pergi ke deretan bumbu, Anda akan melihat berbagai macam bumbu dalam botol yang terlihat serupa, tetapi tidak sama. Salah satu yang penting untuk Anda bedakan adalah kecap asin (soy sauce) dan kecap ikan (fish sauce). Jangan sampai Anda keliru membedakan dua jenis kecap ini karena kelezatan masakan Anda bergantung dari pemilihan kecap yang tepat.

Diketahui bahwa Bangsa Romawi sudah menggunakan kecap untuk menambah cita rasa makanan sejak 300 tahun Sebelum Masehi. Di Indonesia, kecap merupakan budaya yang dibawa oleh orang Tiongkok pada sekitar abad ke-18. Seiring waktu, berkembang berbagai jenis kecap. Selain kecap manis, jenis kecap lain yang juga sering dipakai dalam masakan Indonesia adalah kecap asin dan kecap ikan. Secara sekilas, mungkin Anda bisa membedakan dua jenis kecap ini dari tulisan yang tertera di kemasannya. Namun, apakah Anda sudah mengenal lebih jauh mengenai kecap asin dan kecap ikan? Ini adalah perbedaan antara keduanya.

kecap asin

Begini Perbedaan Kecap Asin dan Kecap Ikan, Jangan Sampai Salah Pilih!

Rasa

Dari segi rasa, kita bisa menebaknya dengan mudah. Ya, kecap asin tentu rasanya asin dan kecap ikan memiliki aroma khas amis ikan. Namun, ada rasa yang unik dari tiap negara. Misalnya, kecap asin Cina, Korea, Taiwan, dan Thailand yang tidak menggunakan gandum, sedangkan Jepang menggunakan gandum. Ini akan menghasilkan rasa yang berbeda. Sama dengan kecap asin, kecap ikan dari tiap negara pun memiliki rasa yang khas. Kecap ikan Vietnam terasa lebih manis, sedangkan kecap ikan Thailand lebih asin. Kecap ikan Vietnam lebih cocok digunakan untuk kebanyakan masakan Indonesia karena memiliki rasa yang lebih ringan.

Baca Juga:  Contek Resep Makanan Olahan Ayam Yang Simpel Tapi Enak!

Kegunaan dan Jenis Masakan

Ketika memasak, kecap asin digunakan untuk menambah rasa asin. Rasa asin yang dihasilkan dari kecap asin berbeda dengan rasa asin garam. Kecap asin juga menambah rasa gurih pada masakan. Masakan yang menggunakan kecap asin antara lain nasi goreng, mie goreng, tumis, dan bisa juga untuk makanan laut. Berbeda dengan kecap asin, kecap ikan digunakan untuk memberikan rasa dan aroma ikan pada masakan. Kecap ikan bisa dipakai untuk memasak makanan laut, sup ikan, sapo tahu, dan lain sebagainya.

Tekstur dan Warna

Kecuali kecap asin Vietnam yang bertekstur kental, pada umumnya kecap asin dan kecap ikan sama-sama bertekstur yang encer, tetapi memiliki warna yang berbeda. Kecap asin merupakan hasil fermentasi kacang kedelai dan garam sehingga menghasilkan warna hitam pekat. Di sisi lain, kecap ikan terbuat dari fermentasi ikan dan garam tanpa tambahan bahan pewarna sehingga warnanya menjadi jingga bening. Namun, ada juga kecap ikan yang berwarna coklat bening atau bahkan kehitaman. Hal ini disebabkan oleh perbedaan jenis ikan yang digunakan dan cara pengolahan ikan.

kecap asin

Kandungan

Karena terbuat dari bahan yang berbeda, kandungannya pun sudah pasti berbeda. Kecap asin yang terbuat dari kedelai mengandung gizi yang tinggi terutama protein dan karbohidrat. Protein dalam kedelai adalah yang paling tinggi jika dibandingkan dengan tanaman lain, bahkan hampir menyamai protein hewani. Sama seperti kecap asin, kecap ikan juga mengandung gizi yang tinggi karena terbuat dari ikan. Kandungan kecap ikan antara lain amino, metal keton, histamin, asam amino, sodium klorida, dan nitrogen oraganik. Beberapa kandungan ini juga terdapat di dalam keju.

Untuk mengetahui lebih detail tentang berbagai jenis kecap asin, Anda bisa cek di sini.

Baca Juga:  Punya Cita Rasa Khas, Ini Resep Andalan Sayur Asem Betawi

 

 

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More