Category Archives

249 Articles

Makanan Nusantara/Makanan sehat

Hati-Hati Garam Himalaya Ternyata Juga Berbahaya Loh!

Posted by Erin Nuzulia on
Hati-Hati Garam Himalaya Ternyata Juga Berbahaya Loh!

Belakangan ini beredar banyak informasi dan konsumsi garam Himalaya. Banyak sumber yang mengatakan bahwa garam meja yang saat ini banyak kita konsumsi, sebenarnya bukan berasal dari garam laut yang diolah secara alami, melainkan merupakan garam hasil dari olahan pabrik. Oleh karena itu, munculnya produk garam yang diklaim lebih alami, termasuk garam Himalaya atau yang dikenal dengan Himalayan pink salt mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia.

Ada beberapa literatur yang menyebutkan bahwa garam Himalaya atau Himalayan pink salt dianggap  lebih sehat dibandingkan dengan garam meja biasa lantaran dianggap tidak mengandung zat pengawet atau zat kimia tambahan lain yang berpotensi bahaya bagi tubuh. Adapun Dietary Guidelines for Americans tahun 2015 telah memberikan rekomendasi mengenai jumlah konsumsi garam harian maksimal 2.300 mg atau 1 sendok teh saja. Oleh karena itu, konsumsi garam apa pun (termasuk garam Himalaya) secara berlebihan tentu tidak disarankan. Hal ini mampu menyebabkan berbagai risiko kesehatan, seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, osteoporosis, penyakit ginjal, gangguan fungsi hati, dan sebagainya.

Garam Himalaya adalah garam yang berwarna merah muda pudar yang bersumber dari pegunungan Himalaya di Pakistan. Adapun warna merah muda ini muncul karena kandungan zat besi oksida yang ada di dalam garam jenis ini. Secara kandungan nutrisi, kandungan garam Himalaya juga nyatanya sangat mirip dengan garam meja yang biasa dikonsumsi kita sehari-hari.

Di Indonesia, banyak orang yang menganggap jika mengonsumsi garam yang lebih alami akan lebih sehat karena mineral yang dimiliki dalam kandungannya tidak hilang dalam proses penyulingan. Sayangnya, kandungan mineral yang dimiliki garam Himalaya tidak sebanyak yang dibayangkan sehingga dianggap mampu memberikan manfaat tertentu bagi tubuh.

Klaim memiliki banyak manfaat ini justru membuat orang-orang tersugesti untuk mengonsumsi garam Himalaya secara berlebihan karena dianggap aman dan memiliki manfaat. Padahal ada bahaya konsumsi garam Himalaya yang wajib diwaspadai loh!

Hati-Hati Garam Himalaya Ternyata Juga Berbahaya Loh!

  1. Kekurangan yodium

Garam yang ada di pasaran memang sudah melalui berbagai proses pengolahan berulang kali. Meski begitu, garam tersebut sudah ditambahkan yodium yang penting bagi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Sedangkan garam Himalaya tidak mengandung yodium sebanyak garam dapur atau garam meja pada umumnya. Yodium adalah zat penting yang wajib ada dalam tubuh kita gar mampu menjaga kesehatan kelenjar tiroid dan metabolisme sel. Jika kekurangan zat ini, kita berisiko terkena penyakit seperti gondok atau pembesaran kelenjar tiroid di leher.

  1. Meningkatkan risiko obesitas

Siapa bilang hanya gula yang mampu memicu obesitas? Ternyata garam juga memiliki efek yang sama dengan gula, mampu memicu obesitas. Peningkatan jumlah asupan garam setiap harinya sebanyak 1 gram dari yang seharusnya, mampu meningkatkan risiko obesitas hingga 25% baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

  1. Memicu penyakit lainnya

Tidak hanya garam Himalaya, garam biasa jika dikonsumsi secara berlebihan juga dapat memicu kerusakan hati dan pengapuran tulang atau osteoporosis. Konsumsi garam yang berlebihan juga mampu meningkatkan risiko terkena penyakit berbahaya seperti autoimun, lupus, hingga sclerosis.

  1. Memperberat kinerja ginjal dan jantung

Konsumsi natrium yang tinggi secara berlebihan, ginjal akan berusaha mengeluarkannya melalui urine. Oleh karena itu, konsumsi garam Himalaya secara berlebihan akan membuat ginjal bekerja lebih berat dari biasanya. Saat ginjal sudah tak mampu menyingkirkan natrium yang berlebihan pada tubuh, sisanya akan menumpuk di cairan tubuh sehingga membuat volume air dan darah di tubuh akan meningkat dan menyebabkan jantung dan pembuluh darah bekerja lebih keras say memompanya.

Food/Makanan Nusantara/Makanan sehat

Contek Resep Makanan Olahan Ayam Yang Simpel Tapi Enak!

Posted by Erin Nuzulia on

Kita pasti pernah merasakan mati gaya dalam menentukan menu makanan di rumah. Merasakan bahwa yang dimasak itu itu lagi. Tidak jarang, si kecil pun jadi bosan dan tidak selera makan. Padahal banyak juga bertebaran kumpulan resep makanan baik di sosial media ataupun dalam versi buku cetak. Namun sering kali, kita jarang mempraktikkannya karena sudah terbayang ribetnya. Jangan khawatir, kali ini kita akan bagi resep yang mudah, simpel tapi dijamin rasanya lezat!

Salah satu bahan makanan yang paling mudah diolah adalah ayam. Selain mudah, ayam juga merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk kesehatan dan pertumbuhan anak. Nah, sebenarnya tidak perlu khawatir, karena ayam bisa diolah menjadi berbagai masakan yang menarik, enak dan juga bergizi. Banyak variasi olahan ayam mulai direbus, digoreng, kukus, bakar dan lain sebagainya.

Kali ini, kita akan coba membuat Ayam Popcorn. Sebenarnya apa sih ayam popcorn? Pada dasarnya, ayam popcorn adalah ayam goreng tepung, namun sengaja dipotong kecil kecil dalam ukuran sekali makan sehingga menyerupai popcorn. Terkadang dengan dasar menu yang sama, yakni ayam goreng tepung, namun dengan tampilan visual yang berbeda, membuat si kecil kembali tertarik untuk makan. Tekstur ayam yang renyah dan juicy membuat si kecil pun kembali lahap dan dipastikan akan menjadi menu makasakan favoritnya. Apalagi ditambah dengan cocolan saus asam manis yang menambah cita rasanya. Yuk buat sendiri!

Ayam Pop Corn

Bahan rendaman

  • 2 buah fillet ayam bagian dada atau paha, potong ukurang 3x3cm
  • 5  sdm kecap asin
  • 1 sdm minyak wijen
  • 2 siung bawang putih cacah halus
  • 2 cm jahe, bersihkan dan memarkan
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt cabe bubuk (optional)
  • Sejumput kecil gula

Bahan pelapis

  • 10 sdm tepung terigu
  • 2 sdm tepung maizena
  • 2 sdm tepung tapioka
  • 1,5 sdt garam
  • 1 sdt merica halus
  • 1 sdt bubuk bawang putih
  • 150 ml air dingin

Pelengkap

  • Minyak secukupnya untuk menggoreng
  • Saus sambal bangkok

Cara Membuat

  1. Campur jadi satu ayam dengan bahan rendaman, biarkan minimal 30 menit di dalam chiller kulkas atau bisa juga semalaman.
  2. Kecuali air, campur semua bahan tepung pelapis.
  3. Ambil 4 sdm tepung yang telah dicampur, kemudian tambahkan air dingin, aduk hingga larut dan merata. Adonan ini kita sebut dengan adonan basah.
  4. Panaskan minyak goreng dengan api sedang.
  5. Sementara menunggu minyak panas, ambil beberapa potongan ayam, celupkan ke tepung kering hingga seluruh bagian terlapisi.
  6. Celupkan ayam yang telah terlapisi tepung ke dalam adonan basah hingga merata.
  7. Ambil kembali ayam yang telah dicelup adonan basah, dan gulingkan ke tepung kering lagi.
  8. Goreng hingga kecoklatan.
  9. Lakukan sampai habis.
  10. Sajikan dengan cocolan saus sambal bangkok atau saus favorit lainnya.

Catatan

  • Jika menginginkan ayam yang lebih gurih dan juicy, Anda bisa menggunakan bagian paha. Namun jika ingin ayam yang lebih kesat dan kering, gunakanlah bagian dada.
  • Jika tidak mau repot membuat tepung pelapis sendiri, Anda bisa menggunakan tepung bumbu instan sesuai preferensi Anda
  • Ayam popcorn bisa langsung dimakan tanpa saus pelengkap, maupun menggunakan saus pelengkap misalya saus sambal, saus tomat, saus sambal bangkok, saus lada hitam dan lain sebagainya.

Nah, itu dia resep makanan dari ayam yang simpel tapi tetap enak. Tertarik mencoba?

Makanan Nusantara

3 Resep Sederhana untuk Pemula, Kamu Juga Harus Coba

Posted by Katherine Fowler on

Bulan lalu, Beri sukses membuat pacarnya terpesona dengan urap sayuran khas Jawa yang ia buat. Pacarnya mungkin tak tahu, Beri si perempuan karier yang tak pernah punya waktu buat memasak itu sengaja meluangkan waktu untuk berkali-kali mempraktikkan resep dari tautan ini (https://review.bukalapak.com/food/makan-sayur-sehat-tapi-tetap-nikmat-dengan-resep-urap-sayuran-sedap-ini-34855) sebelum akhirnya berhasil membuat urap sayur istimewanya.

Apa pun itu, seharian ini, wajah Beri berseri-seri. Kemarin, pacarnya yang sudah hampir setahun tak pernah ditemuinya itu berjanji akan pulang saat Natal dan membuatkannya masakan istimewa. Jadilah Beri tersenyum-senyum tak ada habisnya. Sebaliknya, pacarnya yang juga super sibuk itu sekarang sedang pusing mencari resep sederhana untuk pemula. Akhirnya, pilihannya jatuh pada 3 resep berikut ini. Well, kamu juga bisa mencobanya, lho.

1. Sup Ayam

Bahan. Siapkan sekitar 1,5 liter air bersih, 3 sdm minyak goreng, ½ ekor ayam (potong sesuai selera), bagian ujung daun bawang secukupnya (bagian yang berwarna putih), 1 batang seledri, 400 gram kentang (potong dadu), ½ buah bawang bombai (potong kasar), 3 siung bawang putih (memarkan), 1 buah tomat (potong besar-besar), 100 gram wortel (potong menyamping atau bulat), 100 gram kembang kol, merica bubuk dan garam secukupnya, serta ½ sdt pala bubuk. Sebagai pelengkap, siapkan pula irisan daun bawang serta bawang merah goreng.

Cara Membuat. Masak air hingga mendidih menggunakan panci ukuran sedang. Kemudian, masukkan daging ayam, daun bawang, serta seledri. Rebus semuanya menggunakan api sedang hingga ayam benar-benar matang. Tumis bawang bombai dan bawang putih pada wajan. Tumis hingga layu dan keluar bau harum. Masukkan tumisan beserta minyaknya ke dalam panci. Selanjutnya, masukkan wortel dan kentang, kemudian masukkan pula kembang kol dan tomat. Tambahkan garam, lada, dan penyedap rasa jika diperlukan. Biarkan air mendidih dan pastikan semua matang sebelum diangkat. Sempurnakan sajian dengan taburan bawang goreng dan daun bawang.

2, Cah Kangkung Udang

Bahan. Siapkan 1 ikat kangkung, bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai, udang, garam, merica bubuk, tomat, serta kaldu penyedap rasa.

Cara Membuat. Tumis irisan bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai hingga keluar aroma harum. Kemudian, masukkan udang dan masak hingga matang. Jika sudah, masukkan kangkung yang telah dibersihkan dan dipotong-potong. Masak hingga beberapa menit sampai kangkung menjadi layu. Kemudian, tambahkan garam, kaldu penyedap rasa, dan merica bubuk. Sebelum diangkat, tambahkan pula potongan tomat segar. Angkat dan sajikan selagi masih hangat.

3. Terong Balado

Bahan.
Siapkan terong, cuci bersih, kemudian potong memanjang. Siapkan pula bahan-bahan untuk membuat bumbu halus, mulai dari 4 siung bawang putih, 6 buah bawang merah, cabai keriting, 11 cabai merah besar sesuai selera, gula, serta garam secukupnya.

Cara Membuat. Rendam potongan terong dalam air. Tumis bumbu halus menggunakan margarin. Tumis hingga bumbu matang dan keluar bau harum, kemudian masukkan potongan terong ke dalamnya. Masak hingga beberapa menit agar terong benar-benar matang. Pastikan bumbu meresap ke dalam daging terong. Selanjutnya, tambahkan garam dan merica bubuk secukupnya supaya cita rasa masakan makin sempurna. Selesai! Angkat dan tuang di atas piring saji. Sajikan bersama nasi hangat dan tambahan kerupuk udang supaya menu makan makin meriah.

Itu dia 3 resep masakan sederhana yang bisa kamu coba. Tak perlu takut gagal. Selama mau berusaha, apa sih yang tidak bisa? Anyway, semoga berhasil ya!

Sumber gambar: ResepHariIni, ResepMasakan, HarianIndo

Makanan Nusantara

Resep Bumbu Ayam Rica-Rica, Mau Coba Membuatnya Sendiri?

Posted by Katherine Fowler on

Wah, kamukah itu yang sepagi ini sudah sibuk googling mencari tahu cara membuat ayam rica-rica? Yup! Olahan ayam ini memang selalu siap memanjakan lidah penggemarnya dengan cita rasa pedas dan gurihnya yang amat khas. Masakan satu ini sebenarnya berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Nama masakan ini pun berasal dari bahasa Manado, yakni rica yang berarti ‘pedas’ atau ‘cabai’.

Tentu, tak berbeda dengan masakan lainnya, kunci dari masakan ini terletak pada resep bumbu ayam rica-rica tersebut. Well, kamu yang sedang penasaran dan ingin membuat ayam rica-rica sendiri di rumahmu, yuk cek dulu resepnya berikut ini.

Bahan Utama. Siapkan 1 ekor ayam kampung, cuci bersih, kemudian potong ayam menjadi 8 hingga 10 bagian. Siapkan pula garam dan gula pasir secukupnya, 4 lembar daun jeruk yang telah dibuang tulangnya, 2 batang serai yang telah dimemarkan, 300 ml air, dan minyak goreng sucukupnya untuk menumis.

Bumbu. Selain bahan utama, siapkan pula bahan-bahan untuk membuat bumbu ayam rica-rica, yakni 6 buah cabai merah yang telah dibuang tangkainya, 1 buah tomat, 8 buah bawang merah, 3 siung bawang putih, 2 cm jahe ukuran sedang yang telah dikupas kulit luarnya. Jika termasuk penyuka pedas, kamu pun bisa menambahkan cabai rawit sesuai selera.

Cara Membuat. Sebenarnya, membuat ayam rica-rica tidak sesulit yang dibayangkan. Kunci utamanya terletak pada racikan bumbu dan teknik memasak ayam.

Pertama, lumurilah potongan daging ayam yang telah disiapkan dengan garam serta perasan jeruk nipis. Pastikan semua bagian ayam tersentuh garam dan jeruk nipis. Jika sudah, diamkan selama kurang lebih 15 menit agar garam serta jeruk nipis meresap hingga ke dalam daging ayam. Kemudian, sisihkan.

Kedua, tumbuk kasar semua bumbu yang telah disiapkan. Ingat, jangan sampai bumbu ditumbuk terlalu halus. Selanjutnya, siapkan penggorengan. Panaskan minyak menggunakan wajan. Tumis bumbu yang telah ditumbuk hingga keluar bau harum. Setelah itu, masukkan daun jeruk dan serai, aduk kembali hingga merata.

Ketiga, masukkan daging ayam yang telah didiamkan selama 15 menit tadi ke dalam wajan. Aduk rata dan masak hingga warna ayam berubah warna. Pastikan pula bumbu tumis benar-benar merasap ke dalam daging ayam.

Keempat, jika perlu, masukkan garam dan gula pasir, aduk hingga rata. Kemudian, tambahkan air dan tunggu hingga bumbunya meresap. Setelah air cukup susut, cicipi dan pastikan rasa masakanmu sudah pas. Aduk sekali lagi sebelum diangkat. Selesai. Ayam rica-rica siap dihidangkan untuk menemani makanmu.

Baca juga: Resep Ayam Rica-Rica, Olahan Ayam Pedas Nan Sedap yang Bisa Dibuat Semua Orang—klik tautan ini https://review.bukalapak.com/food/resep-ayam-rica-rica-olahan-ayam-pedas-nan-sedap-yang-bisa-dibuat-semua-orang-22984

Tips. Jika tertarik, kamu juga bisa lho membuat ayam rica-rica kemangi. Meski hanya ditambah dengan daun kemangi, cita rasa masakan bisa berbeda. Bagi kamu yang menyukainya, aroma khas daun kemangi dijamin bisa membuat rasa masakan ayam rica-rica buatanmu makin mantap dan menggugah selera. Apalagi jika ditambah dengan cabai. Wuih! Paduan aroma kemangi dan cabai dijamin membuatmu gagal move on.

Tak perlu repot, cara memasak ayam rica-rica kemangi sama dengan resep yang telah disebutkan di atas. Kamu hanya perlu menambahkan daun kemangi. Tambahkan daun kemangi saat ayam sudah hampir masak. Sudah, jadi deh! Ayam rica-rica dengan bumbu istimewa dan aroma kemangi yang luar biasa siap menemani santap siang atau malammu. Mau mencobanya?

Sumber gambar: Resep Cara Memasak.Info

Makanan Nusantara

Ternyata, 3 Masakan Berbahan Dasar Ayam Ala Resto Ini Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah!

Posted by Katherine Fowler on

Siapa bilang menu olahan ayam yang enak cuma bisa didapat di restoran? Nyatanya, cara membuat kari ayam, ayam penyet, dan masakan berbahan dasar ayam ala resto lainnya bisa kamu intip di sini. Penasaran? Let’s check it out.

Ayam Goreng Ala KFC
Ups, ga bermaksud endors yaa. Tapi siapa sih yang tidak penasaran dengan cara membuat ayam goreng serenyah itu? Ternyata, kunci dalam membuat ayam goreng ala KFC ini adalah pada tepung dan proses pembuatannya loh! Spesial untukmu, kami bisikin resep komplit dan cara pembuatan ayam goreng KFC yang tepat.
Bahan :
• 1 ekor ayam, potong sesuai selera
• Bawang putih bubuk
• Cabai bubuk
• Kaldu bubuk
• Lada bubuk
• Garam
• Air
• Ketumbar bubuk
Bahan Pelapis
• Tepung terigu
• Tepung maizena
• Susu bubuk
Baking powder
• Lada
• Garam
• Vetsin (opsional)

Cara membuat:
• Pelapis cair: Campur bahan pelapis. Aduk rata. Masukkan kuning telur dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tercampur rata. Simpan di dalam kulkas/tempat yang dingin.
• Pelapis Kering: Campur semua bahan pelapis. Aduk rata. Sisihkan.
• Bumbui potongan ayam dengan lada, garam, bawang putih bubuk, dan cabe bubuk. Aduk rata. Diamkan 15 menit agar bumbu meresap.
• Gulingkan potongan ayam di atas pelapis kering hingga seluruh permukaan terselimuti tepung. Celupkan ke pelapis cair, lalu gulingkan kembali ke pelapis kering sambil diremas-remas. Ulangi hingga 2 kali bila ingin ayam goreng yang ekstra kriuk.
• Panaskan minyak, goreng ayam dalam rendaman minyak (deep frying) dengan api sedang. Masak hingga berwarna kuning kecokelatan dan kering. Angkat dan tiriskan.

Ayam Goreng Tepung ala KFC siap dihidangkan bersama saus & sambal favoritmu!

 

Kari Ayam

Kata kari berasal dari bahasa Tamil yang berarti ‘saus’ atau ‘berbagai macam masakan sayur-sayuran dan daging dari India Selatan yang dimakan bersama nasi putih’. Daging ayam dengan bumbu kari? Never say no! Berikut cara membuatnya:

Bahan-bahan:
500 gram ayam, potong menjadi 5 bagian
1 buah jeruk nipis, peras, dan ambil airnya
2 cm lengkuas, geprek
2 buah serai, ambil bagian putih, geprek
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk, buang tulangnya
2 cm kayu manis
2 buah kapulaga
2 buah cengkeh
1 buah bunga lawing
2 sdm minyak untuk menumis
200 ml air
300 ml santan encer

Bumbu Kari Ayam (Haluskan):
5 buah bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
1 sdt merica bubuk
3 butir kemiri, sangrai
2 cm jahe
2 cm kunyit, bakar
3 buah cabe merah besar, buang biji
1/4 sdt jinten
1 sdt garam
1 sdt gula pasir

Bahan Acar:
2 buah timun, buang biji, potong dadu kecil
1 buah wortel, potong dadu kecil
100 gr cabe rawit hijau
1 sdt gula pasir
1/2 sdt garam
50 ml air matang
1 sdm cuka makan

Cara Membuat Kari Ayam:
1. Cuci bersih ayam, lumuri dengan air perasan jeruk nipis, lalu diamkan sekitar 15 menit. Cuci bersih, lalu goreng setengah matang.
2. Tumis kayu manis, kapulaga, cengkeh, dan bunga lawang hingga harum. Masukkan bumbu halus, daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan serai. Tumis hingga matang.
3. Masukkan daging ayam, aduk agar bumbu merata. Tambahkan air. Biarkan mendidih.
4. Tuang santan perlahan hingga habis. Aduk rata. Angkat bila kuah sudah mulai mengental.
5. Acar: Campur semua bahan acar menjadi satu sampai rata. Tambahkan gula dan garam larut. Diamkan di lemari es minimal 30 menit agar cuka meresap.
6. Sajikan kari ayam dengan lontong/ketupat dan pelengkap acar, emping, dan bawang goreng.

Referensi resep kari ayam: https://review.bukalapak.com/food/resep-kari-ayam-ini-punya-cita-rasa-rempah-yang-sulit-ditolak-10989

Ayam Penyet
Penyet  artinya ‘gepeng’ atau ‘tipis’. Dari penamaannya, dapat disimpulkan bahwa cara membuat ayam penyet yang benar adalah dengan cara ditekan dengan cobek atau ulegan hingga ayam menjadi gepeng atau tipis. Selengkapnya seperti berikut:

Bahan-bahan :
1 ekor ayam. Potong menjadi 4-6 bagian.
1 lembar daun salam
2 cm jahe
3 cm lengkuas (dimemarkan)
Air secukupnya
Minyak goreng secukupnya

Bumbu :

4 siung bawang putih
5 siung bawang merah
9 buah cabai rawit
5 buah cabai merah
1 cm kunyit
Garam dan gula pasir secukupnya

Cara membuat :
1. Goreng ayam dalam rendaman minyak (deep frying) hingga berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan tiriskan.
2. Goreng sebentar bawang dan cabai yang akan digunakan sebagai bumbu. Angkat bersama sebagian minyaknya, letakan pada cobek (alas ulegan).
3. Uleg semua bumbu hingga setengah halus.
4. Masukkan potongan ayam yang telah digoreng, uleg acak ayam bersama bumbu.

Itulah 3 masakan berbahan dasar ayam ala resto ini yang bisa kamu buat sendiri di rumah. Semoga bermanfaat 😀

Makanan Nusantara

Doyan Ngemil? Ini Resep Jagung Manis Yang Cocok Temani Waktu Luangmu

Posted by Katherine Fowler on
Doyan Ngemil? Ini Resep Jagung Manis Yang Cocok Temani Waktu Luangmu

Jagung merupakan salah satu alternatif sumber karbohidrat selain nasi. Rasanya yang manis dan gurih membuat banyak orang menyukainya. Jika disebutkan kata jagung, yang terbersit dalam pikiran biasanya tidak jauh dari jagung bakar atau sayur asem. Padahal, jagung dapat diolah menjadi berbagai camilan yang lezat, lho. Nah, artikel ini dipersembahkan khusus buat kamu yang doyan ngemil. Selamat menikmati rangkuman cara membuat jasuke, puding jagung, dan berbagai camilan berbahan dasar jagung berikut ini!

 

Jasuke

Jasuke biasanya mudah ditemukan di food court mal-mal besar. Tapi masa setiap mau makan jasuke harus pergi ke mall? We need something more effortless, Ladies! Dengan membuat sendiri jasuke-mu, kamu bisa mendapatkannya dalam porsi yang banyak dan rasa yang lebih sesuai selera (lebih gurih dengan tambahan keju parut, atau tidak terlalu manis dengan mengurangi takaran susu kental manis yang digunakan). Berikut bahan dan resep jagung manis, susu, dan kedelai atau jasuke:

Bahan Jasuke:

2 buah jagung ukuran besar, pipil

3 sendok makan susu kental manis putih

2 sendok makan margarin

60 gr keju cheddar parut

Cara Membuat Jasuke:

  1. Kukus jagung hingga matang.
  2. Masukkan jagung panas dalam mangkuk. Tambahkan margarin. Aduk hingga margarin meleleh.
  3. Tuang susu kental manis, lalu taburi keju parut.

Referensi resep jasuke >> https://review.bukalapak.com/food/ini-dia-resep-jasuke-jagung-susu-keju-lezat-buat-camilan-sore-52977

Bakwan Jagung

Sepertinya camilan yang satu ini sudah cukup populer ya. Selain dimakan panas-panas sebagai camilan, bakwan jagung kadang digunakan sebagai pengganti lauk. Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan yang digunakan:

2 buah jagung manis

75 gr tepung terigu

1 sdm tepung beras

1 butir telur ayam

2 batang seledri, iris kasar

1 batang daun bawang, iris halus

Air secukupnya

Minyak goreng secukupnya

 

Bumbu yang dihaluskan:

2 butir bawang merah

3 siung bawang putih

¼ sdt ketumbar bubuk

¼ sdt merica bubuk

½ cm kunyit (optional)

Garam secukupnya

Penyedap rasa secukupnya (optional)

 

Cara membuat:

  1. Kupas terlebih dahulu kulit jagung. Buang rambut-rambut jagung yang masih menempel, lalu cuci hingga bersih, kemudian tiriskan.
  2. Parut jagung yang sudah bersih. Tumbuk kasar menggunakan ulegan.
  3. Campur jagung, tepung terigu, tepung beras, telur, seledri, serta daun bawang. Tambahkan bumbu halus. Aduk rata.
  4. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga semua bahan tercampur rata dan kekentalan adonan sudah pas.
  5. Panaskan minyak pada wajan. Ambil satu sendok sayur adonan, lalu tuang ke wajan. Goreng adonan dengan api sedang sampai berwarna kuning keemasan dan matang. Angkat, lalu tiriskan. Ulangi hingga adonan habis.
  6. Susun bakwan jagung pada piring, bakwan jagung siap disajikan.

Talam Jagung

Kalau mendengar kata talam, sebagian besar dari kita mungkin akan teringat dengan ubi ungu. Padahal, kue talam juga bisa dibuat menggunakan jagung manis loh! Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan-bahan

50 gr tepung hung kwee

500 ml santan

1/4 sdt garam

100 gr gula pasir

1 buah jagung manis rebus

Daun pandan untuk takir

Cara Membuat :

  1. Pertama, siapkan dulu takir (alas kue) yang terbuat dari daun pandan.
  2. Campur semua bahan kecuali jagung ke dalam panci. Masak dengan api sedang.
  3. Aduk sambil menunggu hingga adonan mengental dan meletup.
  4. Masukkan jagung manis lalu aduk rata.
  5. Diamkan sebentar hingga suhu panasnya hilang, lalu segera masukan dalam takir.
  6. Tunggu hingga dingin, lalu sajikan!

Puding Jagung

Jagung ternyata bisa diolah menjadi dessert yang manis nan lembut loh! Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan :

Susu cair (bisa gunakan susu UHT) 800 ml

Gula pasir 100 gr

Tepung maizena 50 gr

Agar-agar bubuk 2 bungkus

Jagung manis pipil 300 gr (jika menggunakan jagung gelondongan, gunakan sekitar 3 buah, sisir biji jagung dengan pisau), cincang kasar

Air 100 ml

Cara Membuatnya :

  1. Didihkan 100 ml air dalam panci sedang, kemudian masukkan jagung yang dicincang kasar. Aduk sebentar lalu kecilkan api.
  2. Tambahkan gula dan aduk rata. Tambahkan juga susu cair sedikit demi sedikit (sisakan sedikit susu cair).
  3. Campur sisa susu cair dengan agar-agar dan tepung maizena, aduk-aduk agar tidak menggumpal.
  4. Masukkan larutan yang dibuat pada step 3 ke dalam panci, aduk terus menerus sampai mendidih (biarkan dimasak dengan api kecil agar susu tidak menggumpal).
  5. Setelah mendidih, tuang adonan ke dalam loyang lalu dinginkan dalam lemari es. Voila, puding siap dihidangkan!
Makanan Nusantara/Makanan sehat

Bakso, Resep Olahan Daging Sapi Praktis yang Mudah Dibuat di Rumah

Posted by Katherine Fowler on

Smrstory

Selain musim hujan dan musim kemarau, sepertinya Indonesia masih memiliki musim yang lain. Apa ya? Jawabannya adalah musim jelajah kuliner. Ya, semenjak heboh dengan kalimat “my trip my adventure“, Indonesia lagi–lagi diviralkan dengan “my food my adventure“, ingat? Setelahnya, banyak sekali tayangan televisi ala–ala jelajah kuliner di berbagai kota besar di Indonesia. Hal ini menandakan seolah–olah Indonesia adalah surganya kuliner. Memang benar. Tidak hanya rumah adatnya saja yang ragam terbentang dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga aneka macam makanan khasnya. Dari sekian banyak kuliner yang ada di Indonesia, apakah makanan favorit Anda? Jawabannya pasti bermacam–macam. Namun, tidak jarang juga yang akan menjawab resep bakso sapi.

Baca: https://review.bukalapak.com/food/rahasia-di-balik-resep-bakso-sapi-dan-kuahnya-yang-sedap-mantap-23938

Hmm, bakso ya? Memang sih resep olahan daging sapi praktis ini adalah makanan yang melegenda. Dari zaman penjajahan pun pasti sudah ada. Pada zaman dahulu, hanya orang–orang tertentu saja lho yang bisa merasakan nikmatnya bola–bola daging ini. Seperti anak bangsawan contohnya. Bakso menjadi makanan mewah di zamannya.

Seiring bergantinya waktu, kini tidak hanya anak pejabat saja yang bisa mencicipi makanan spesial ini, tetapi orang menengah ke bawah pun juga bisa. Bahkan, kini bakso sangat mudah ditemukan di mana–mana. Makanan berupa bulatan daging yang disiram dengan kuah yang sedap ini saat ini memiliki sangat banyak penggemarnya.

Di Indonesia sendiri memiliki banyak macam bakso. Ada yang isi daging ayam, daging sapi, ikan, bahkan ada juga yang berisi sosis, sambal, telur puyuh, sayur, dan sebagainya. Anda lebih suka yang mana?

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang bakso daging sapi. Meskipun banyak dijual di seluruh penjuru kota, apa salahnya Anda mencoba sendiri di rumah? Daripada membeli di luar, bisa saja mengandung boraks atau daging tikus, misalnya. Kan ngeri. Lebih baik belajar membuat bakso daging sapi sendiri di rumah, iya kan?

Nah, yuk perhatikan langkah–langkahnya berikut ini.

Bahan bakso:
350 gram daging sapi giling
3 siung bawang merah
75 gram es batu
100 mililiter air
1 mangkuk air es
3 siung bawang putih
½ sendok teh baking powder
1 butir telur (putihnya saja)
100 gram tepung tapioka
1 sendok teh lada putih
2 sendok teh garam
1 sendok makan gula pasir

Bahan kuah:
4 siung bawang putih cincang
1 tangkai daun bawang
2 tangkai daun seledri

Bahan pelengkap:
Mi rebus
Sawi rebus
Bawang goreng

Langkah–langkah:
1. Tumbuk daging giling atau masukkan ke dalam food processor.
2. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang telah digoreng, lalu giling lagi sampai halus.
3. Masukkan baking powder, merica, garam, dan gula, lalu giling lagi sampai tercampur rata.
4. Tambahkan tepung tapioka ke dalam adonan, giling terus sampai merata.
5. Masukkan es batu, giling sampai es batu hancur. Lalu, pada tahap akhir, masukkan putih telur. Giling lagi.
6. Buatlah bola–bola bakso, masukkan ke dalam air satu per satu (gunakan api kecil saja supaya bakso tetap kenyal).
7. Aduk sampai bola bakso mengembang.
8. Angkat bola bakso, biarkan sampai dingin.
9. Untuk membuat kuah, tumis cincangan bawang putih bersama daun bawang sebentar saja.
10. Masukkan tumisan ke dalam bekas rebusan bakso, masak bersama daun seledri.
11. Bakso siap disajikan.

Nah, mudah bukan? Yuk dicoba resep yang satu ini. Jangan lupa untuk membagikannya juga ke media sosialmu ya supaya teman-temanmu juga bisa mencoba resep ini di rumah.

Makanan Nusantara

5 Jajanan Pasar Khas Nusantara yang Paling Bisa Membuatmu Gagal Move On, Cobain Yuk!

Posted by Katherine Fowler on

Usai menemukan resep bakpao yang tepat (kamu juga bisa menemukan resepnya dengan mengklik tautan berikut ini: https://review.bukalapak.com/food/resep-bakpao-ini-dijamin-empuk-dan-mengembang-simak-tekniknya-supaya-sukses-23944) dan berhasil membuat suaminya terpesona dengan hasil kreasi bakpaonya, kini Dean sibuk mencari jajanan pasar khas Nusantara. Maklum, ibu mertuanya yang juga seorang budayawan memang akan berkunjung ke rumahnya. Tentu, menyajikan kudapan favorit ibu mertuanya adalah sebuah keharusan.

Meski waktu terus berjalan dan berbagai jenis jajanan modern terus bermunculan, jajanan pasar khas Nusantara tak pernah ketinggalan ikut meramaikan. Seolah tak akan lekang dimakan waktu, jajanan pasar selalu memiliki tempat tersendiri di hati para pecintanya. Sama seperti ibu mertua Dean, kamu mungkin juga satu dari sekian banyak penggemar jajanan pasar khas Nusantara. Well, kalau begitu, jangan sampai ketinggalan untuk mencoba 5 jajanan pasar berikut ini, ya.

1. Klepon
Dibuat dari bahan dasar tepung ketan, klepon tak pernah ketinggalan dari daftar jajanan pasar yang paling digemari masyarakat Indonesia. Berbentuk bulat, bertekstur kenyal, dan berisi gula merah yang meleleh saat digigit, klepon memang paling cocok disajikan sebagai kudapan untuk berbagai acara. Apalagi, taburan parutan kelapa yang gurih di atasnya selalu siap menemani. Wah, paduan rasa gurih dan manis bercampur jadi satu. Yummy!

2. Arem-Arem
Arem-arem merupakan jajanan pasar khas Kota Kebumen. Namun, saat ini, jajanan yang dibuat dari bahan dasar nasi dan diisi dengan campuran sayur, daging, serta sambal goreng ini mudah ditemui di berbagai daerah. Dibungkus menggunakan daun pisang dan dimasak dengan cara dikukus, arem-arem memang sangat khas Indonesia. Selain lezat, arem-arem juga cocok dijadikan pengganjal saat perut lapar.

3. Onde-Onde
Wah, siapa sih yang tidak kenal dengan jajanan berbentuk bulat khas Mojokerta yang satu ini? Tak tanggung-tanggung, keberadaannya kini sudah menjadi salah satu ikon dan oleh-oleh khas dari kota asalnya, lho! Dengan permukaan kulit yang terbuat dari ketan dan taburan wijen, onde-onde selalu disempurnakan dengan isian kacang hijau yang manis. Tak heran, jajanan yang termasuk kue basah ini sering kali jadi primadona jajanan pasar di berbagai kalangan. Sudah nikmat, harga bersahabat, bergizi, pula. Benar-benar paket lengkap, deh!

4. Lemper
Sekilas, lemper memiliki bentuk yang mirip dengan arem-arem. Perbedaan dasarnya terletak pada bahan dasar serta isi dari jajanan ini. Jika arem-arem dibuat dari beras biasa, lemper dibuat dari beras ketan. Selain itu, lemper juga tidak diisi dengan sayuran, melainkan diisi dengan abon atau daging ayam cincang. Sama halnya seperti arem-arem, lemper juga cocok dijadikan pengganjal perut di kala lapar. Mau mencobanya sendiri?

5. Misro
Jajanan pasar khas Jawa Barat ini punya kemiripan dengan combro. Dibuat dari bahan dasar singkong parut, misro selanjutnya diisi dengan oncom atau gula, dibulati, kemudian digoreng. Kamu yang ingin membuat makanan satu ini cukup menyiapkan singkong, tepung tapioka, dan gula merah sebagai bahan dasarnya. Santap selagi hangat supaya makin nikmat.

Sebagai tambahan, nama misro ini berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda, yakni amis dijero yang berarti ‘manis di dalam’. Memang, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, misro yang punya bentuk sedikit bulat dan sedikit pipih ini selalu diisi dengan sambal oncom dan gula yang manis.

Yup! Itu dia 5 jajanan pasar khas Nusantara yang wajib kamu coba. Eits, siap-siap dibuat gagal move on setelah mencobanya nanti, ya!

Sumber gambar: Enaknya Masakan Padang

Makanan Nusantara

Aneka Masakan Ikan: Empek-Empek Khas Palembang

Posted by Katherine Fowler on

Empek-empek, makanan yang rasa-rasanya semua orang pasti suka. Berawal dari tanah Palembang, empek empek kini menjadi camilan yang bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk kamu yang mengidamkan makanan satu ini, namun ingin empek-empek yang khas rasa Palembang, jangan khawatir. Kamu bisa coba membuatnya sendiri, lho, sebab membuat empek-empek tidak terlalu sulit, kok. Penasaran? Ulasan ini akan memberitahumu caranya. Simak, ya!

Terlebih dahulu, kita siapkan bahan-bahannya, ya.

 

Bahan-bahan membuat empek-empek Palembang

  • 500 gram ikan tenggiri yang sudah bebas dari duri. Bisa juga menggunakan ikan gabus atau ikan belida apabila tidak ada ikan tengiri.
  • 250 gram tepung sagu. Lebih baik gunakan tepung sagu yang berkualitas paling bagus supaya hasilnya enak.
  • ½ butir telur ayam. Pilih ukuran sedang atau
  • 80 gram bawang putih lokal berukuran sedang besar. Kupas kulitnya. Bawang ini digunakan untuk kuah empek-empek.
  • 6 siung bawang putih, haluskan lembut untuk campuran adonan empek empek
  • ½ kilogram gula merah aren
  • 100 gram cabai rawit atau tergantung selera dan tingkat kepedasan yang diinginkan
  • Garam dapur beryodium, ambil secukupnya
  • Asam Jawa, ambil secukupnya (bila ada)
  • ½ liter air bersih dan matang

 

Nah, setelah semua bahan siap, kita mulai proses membuat empek-empeknya, ya. Langkah pertama, ambil wadah untuk adonan empek-empek. Masukkan daging ikan tenggiri, yang sudah dihaluskan terlebih dahulu supaya bisa tercampur sempurna dengan bahan-bahan lainnya, ke dalam mangkuk.

 

Selain itu, masukkan juga garam dan 6 siung bawang putih yang sudah dihaluskan ke mangkuk adonan. Campur ikan tenggiri beserta garam dan bawang putih, lalu aduk-aduk sampai semua bahan tercampur rata.

 

Setelah tercampur, masukkan juga telur lalu aduk lagi adonan hingga tercampur rata dan tidak ada gumpalan gumpalan. Selanjutnya, masukkan 250 gram tepung sagu. Campur dengan semua bahan-bahan sebelumnya sampai benar-benar rata dan pastikan tidak ada gumpalan.

 

Semua bahan sudah tercampur rata? Kini, saatnya membentuk adonan. Ambil sedikit adonan di atas tangan dan buat bentuk memanjang, pendek, atau sesuai inisiatifmu sendiri. Lakukan sampai semua adonan habis, ya. Kamu bisa membuat bentuk yang sama ataupun berbeda-beda.

 

Selanjutnya, siapkan satu tempat untuk merebus adonan yang sudah dibentuk tadi, ya. Beri air secukupnya dan rebus semua adonan pempekdi  dalam air yang mendidih. Rebus hingga pempek matang.

 

Sembari menunggu empek-empek matang, siapkan satu wadah lagi untuk membuat kuah cuka. Masukkan air matang ½ liter, gula merah yang sudah dipotong kecil-kecil, dan asam jawa secukupnya ke dalam wadah. Rebus bahan-bahan itu sampai mendidih sambil diaduk supaya tercampur rata.

 

Masukkan juga garam secukupnya dan bawang putih yang sudah dipotong kecil-kecil. Kalau kamu suka pedas, bisa juga tambahkan cabai rawit sesuai selera. Lalu, aduk kembali sampai semua bahan tercampur. Setelah matang, angkat kuahnya dan saring. Voila! Jadilah kuah cuka empek-empek.

 

Nah, setelah dua bahannya matang, tinggal kita campurkan, deh. Ambil empek-empek yang sudah matang dan tidak terlalu panas, letakkan di piring. Bila perlu, tata empek-empek agar terlihat menarik. Lalu, siramkan kuah cuka di atas empek-empek. Dan, sepiring empek-empek lezat siap disajikan. Hmm, menggoda sekali!

 

Yeay, itulah resep salah satu aneka masakan ikan, yaitu empek-empek ikan tenggiri khas Palembang. Masih penasaran dengan resep empek-empek atau resep aneka masakan ikan lainnya? Kalau begitu baca juga https://review.bukalapak.com/food/resep-empek-empek-ikan-tenggiri-yang-enak-ternyata-tidak-sesusah-bayangan-kamu-23320 ya!

 

Selamat mencoba!

 

Sumber gambar: pempeklince

 

Makanan Nusantara

5 Olahan Ayam Goreng Khas Nusantara, Sudah Pernah Coba?

Posted by Katherine Fowler on

Ayam geprek adalah salah satu olahan ayam khas Nusantara yang tak hanya nikmat, tetapi juga punya harga cukup bersahabat. Kunci dari cita rasa ayam geprek tentu terletak pada racikan bumbu ayam geprek yang sempurna. Kamu yang penasaran dengan cara membuat ayam geprek bisa membuka tautan ini (https://review.bukalapak.com/food/resep-ayam-geprek-sedap-ini-bikin-seporsi-nasi-tidak-cukup-14319) untuk menemukan resepnya.

Namun, jangan salah! Selain ayam geprek, Nusantara kita yang sangat kaya dengan masakan penuh cita rasa ini juga masih punya berbagai olahan ayam goreng yang tak kalah nikmat. Kamu yang sudah mulai bosan dengan menu makan atau bahkan olahan ayam goreng yang hanya begitu-begitu saja tak ada salahnya mencoba kreasi olahan ayam goreng baru khas Nusantara. Perlu referensi? Yuk, coba simak ulasan berikut ini.

1. Ayam Goreng Kalasan, si Primadona dari Yogyakarta
Ayam goreng yang satu ini merupakan kreasi olahan ayam goreng khas daerah Sleman, Yogyakarta. Kenikmatan daging ayam yang empuk dipadukan dengan cita rasa bumbunya yang gurih membuat ayam kalasan sering kali dijadikan pilihan untuk menemani santapan siang atau malam hari.

Nah, kalau mau, kamu pun bisa menambahkan sambal untuk menyempurnakan menu ayam kalasan ini. Sambal ayam kalasan bisa dibuat dari cabai merah besar, cabai rawit merah, tomat segar, serta bumbu berupa bawang putih, bawang merah, terasi, gula, dan garam. Wuih, membayangkan bahan-bahannya saja sudah membuat lidah berdecak ingin makan.

2. Ayam Goreng Sambal Ijo dari Sumatera Barat
Ayam goreng sambal ijo berasal dari Sumatera Barat. Kekhasan ayam goreng yang satu ini terletak pada sambal ijo yang menyertainya. Sambal hijau dibuat dari cabai hijau, cabai rawit, tomat hijau, kencur, bawang putih, serta garam. Sementara itu, untuk urusan ayam, menu yang satu ini menggunakan ayam yang gemuk dan masih berusia muda. Tak heran, daging ayam selalu empuk. Eits, namun, karena kepedasan sambalnya yang selalu luar biasa, kamu yang tak tahan dengan pedas mungkin bisa mencoba menu lainnya, ya.

3. Ayam Goreng Rica-Rica, Rajanya Pedas dari Manado
Ayam goreng yang dilumuri dengan bumbu rica-rica ini merupakan olahan ayam khas dari Manado. Paduan rasa gurih dalam bumbunya yang super pedas dijamin membuat nafsu makanmu makin menggila. Santap bersama mentimun dan nasi hangat supaya makin nikmat. Hmm, jadi ingin segera memakannya, ya?

4. Ayam Goreng Penyet dari Jawa Timur
Ayam goreng yang juga khas dengan bumbunya yang pedas ini berasal dari Jawa Timur. Ayam digoreng layaknya menu ayam goreng lainnya. Bedanya, ayam penyet biasanya disajikan di atas cobek berisi sambal serta lalapan. Nasi hangat yang pulen juga cocok untuk menemani hidangan ini. Jangan lupa tambahkan kerupuk supaya menu makanmu makin nikmat dan berwarna.

5. Ayam Goreng Sasando dari Nusa Tenggara Timur
Dari Jawa Timur, sekarang saatnya beralih ke Nusa Tenggara Timur alias NTT. Yup! Ayam goreng sasando ini memang berasal dari NTT. Ayam goreng yang renyah ini disajikan dengan bumbu saus kental super gurih yang siap menggugah selera. Sama seperti empat olahan ayam goreng khas Nusantara di atas, ayam goreng sasando juga sangat khas dengan rasanya yang lumayan pedas. Disajikan bersama nasi hangat atau dimakan layaknya camilan juga bisa, lho. Hati-hati  ketagihan, ya.

Bagaimana? Ingin mencoba salah satu masakan khas Nusantara di atas?

Sumber gambar: Indonesia Original Recipes