Home Food Fakta Buah Kurma, Penghasil Sari Kurma yang Perlu Kamu Tahu

Fakta Buah Kurma, Penghasil Sari Kurma yang Perlu Kamu Tahu

by Erin Nuzulia

Sari Kurma

Kurma yang populer di kalangan penganut agama Islam berasal dari pohon keluarga palem (Arecaceae), biasanya dibudidayakan untuk dipanen buah yang manis dimakan. Selain itu, buahnya juga banyak diolah menjadi sari kurma yang lezat. Sekadar informasi, pohon kurma telah dihargai dari zaman dulu dan mungkin berasal dari tempat yang sekarang adalah Irak. Buah ini telah menjadi makanan pokok dan sumber utama kekayaan di gurun Afrika Utara dan Timur Tengah. Misionaris Spanyol membawa pohon itu ke Eropa pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. Pohon kurma ditanam di Kepulauan Canary, Afrika utara, Timur Tengah, Pakistan, India, Meksiko, dan negara bagian California di Amerika. Belum ada pohon kurma yang dibudidayakan di Indonesia.

Kurma dapat disimpan dalam waktu yang lama, Ia juga punya banyak varietas dan sering dijual dalam bentuk buah kurma yang kering, juga sari kurma. Buah kurma kering mengandung lebih dari 50 persen gula dan masing-masing mengandung sekitar 2 persen protein, lemak, dan mineral. Jenis kurma lainnya dimakan sebagai produk segar dan secara bertahap menyusut dan berkerut seiring bertambahnya usia. Sementara dalam bentuk olahan, kurma banyak diambil sarinya, manfaat sari kurma juga banyak sehingga dicari oleh berbagai macam kalangan.

Secara fisik, tinggi pohon kurma akan tumbuh sampai sekitar sekitar 23 meter. Batangnya memanjang dari pangkalnya di tanah sampai pangkal daun tua, berakhir di mahkota daun yang anggun, bersinar, menyirip, panjangnya sekitar 5 meter. Paku bunga bercabang bermunculan dari daun yang muncul tahun sebelumnya. Bunga jantan dan betina ditanggung pada tanaman yang terpisah. Dalam budidaya, bunga betina diserbuki secara artifisial. Kurma adalah buah berbiji, biasanya berbentuk persegi panjang tetapi bervariasi dalam bentuk, ukuran, warna, kualitas, dan konsistensi daging, sesuai dengan kondisi budaya dan varietas. Lebih dari 1.000 kurma dapat muncul dalam satu tandan dengan berat 8 kg atau lebih.

Baca Juga:  Begini 3 Cara Mudah Membuat Kue Putri Salju yang Meleleh di Mulut

Pohon itu tumbuh baik dari biji yang dibudidayakan untuk bibit, cabang yang muncul terutama di dekat pangkal batang di tahun-tahun awal kehidupan pohon palem. Ketika anak cabang berumur tiga hingga enam tahun dan telah memiliki akar sendiri, mereka dipindahkan dan ditanam. Pohon-pohon itu mulai berbuah dalam 4 hingga 5 tahun dan menjadi pohon sempurna pada 10 hingga 15 tahun, menghasilkan 40 hingga 80 kg buah kurma atau lebih. Pohon kurma diketahui hidup selama 150 tahun, tetapi produksi buahnya menurun, dan dalam budaya komersial mereka diganti dengan pohon yang berusia lebih muda.

Manfaat Sari Kurma

Semua bagian dari kurma menghasilkan produk dari nilai ekonomi. Batang kayunya dapat diolah sebagai peti atau furnitur, dibuat papan selebaran, untuk keranjang. Pangkalan daunnya untuk bahan bakar. Tangkai buah, untuk tali dan bahan bakar. Serat, untuk bahan pengikat dan pengemasan; dan bijinya terkadang ditumbuk dan digunakan sebagai pakan ternak. Berbagai olahan makanan seperti sirup, alkohol, cuka, dan minuman fermentasi juga dapat dibuat dari kurma. Getah juga digunakan sebagai minuman, baik segar atau difermentasi, tetapi hanya pohon-pohon yang menghasilkan sedikit buah yang digunakan untuk getah. Ketika pohon palem ditebang, tunas muda biasa dimakan sebagai salad.

Mesir, Iran, Arab Saudi, dan Irak adalah negara-negara penghasil kurma dan pengekspor kurma di dunia, meskipun buah dari Aljazair dan Tunisia juga terkenal di Eropa. California adalah produsen utama Amerika. Pohon kurma ditanam sebagai pohon hias di sepanjang pantai Mediterania Eropa, dan daunnya digunakan untuk perayaan di kalangan orang Kristen dan untuk perayaan Sukkoth (Pesta Tabernakel) di antara orang Yahudi. Ketahui info menarik seputar buah kurma lainnya dengan membuka tautan berikut ini https://review.bukalapak.com/others/sari-kurma-111650.

Baca Juga:  2 Cara Membuat Sop Buah Segar, Enak, dan Sehat!

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More