12 Hal Yang Perlu Anda Cermati Saat Mengkonsumsi Makanan Kaleng

Posted by

Makanan kaleng — Di kota-kota besar makanan kalengan, cukup banyak tersedia di setiap supermarket dan mall. Makanan kalengan dibuat dan diproduksi bagi mereka yang gemar mengkonsumsi makanan siap saji, mudah dan cepat.

Namun selain itu, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan dan cermat dalam menentukan dan memilih makanan berjenis kaleng yang banyak tersedia di supermarket dan mall-mall.  Karena kita tahu, makanan berjenis kaleng, mengandung bahan pengawet dan bahan tambahan dalam proses penyajianya.

Berikut hal-hal yang perlu Anda cermati saat mengkonsumsi makanan kaleng, menurut para pakar kesehatan.

Baca juga: Apa Itu Makanan Kaleng?

  • Saat membeli, pilih kemasan kaleng yang utuh dan bagus. Hindari makanan kalengan dengan bagian kaleng yang penyok, cacat, atau bocor. Kaleng yang mengelembung merupakan indikasi pembusukan dan tidak layak dikonsumsi.
  • Setelah dibuka, dan tidak habis dikonsumsi atau masih bersisa, pindahkan segera sisa makanan ke dalam wadah bertutup dan simpan di dalam lemari es.
  • Buang makanan kaleng yang sudah busuk mencegah terjadinya orang lain atau binatang mengkonsumsinya.
  • Menyimpan makanan kaleng dengan tutup terbuka bisa dilakukan asal disimpan di lemari pendingin selama 1-2 hari.
  • Makanan kalengan hanya dapat dimasak sekali saja, tidak untuk dimasak dan dipanaskan berulangkali karena nutrisinya akan susut.
  • Cairan dalam kaleng juga mengandung nutrisi, jadi jika ingin menambahkan air sebaiknya air matang dan bersih.
  • Untuk buah – buahan yang dikemas dalam jus juga memiliki kandungan baik dibanding dengan sirup buah.
  • Untuk mendapatkan rasa yang optimal, saat mengolah makanan kalengan bisa ditambahkan bahan dan bumbu segar seperti cabai, tomat atau bumbu segar.
  • Biasakan selalu menambahkan bahan segar seperti sayuran segar saat mengolah makanan kalengan agar nutrisinya lebih lengkap.
  • Buang segera makanan kaleng yang berbuih, berjamur atau berubah warna. Karena hal ini menunjukkan makanan sudah tidak layak dikonsumsi.
  • Tidak dapat dielakkan lagi bahwa dalam kehidupan sehari-hari bahan kemasan makanan mempunyai peran vital. Hampir semua makanan menggunakan bahan kemasan ini. Ada beberapa bahan kemasan yang populer digunakan sekarang ini, yaitu plastik, kertas, kaleng, gelas, dan aluminium foil. Di antara bahan-bahan kemasan tersebut, plastik merupakan bahan kemasan yang paling banyak digunakan. Hal ini disebabkan karena plastik memang kemasan yang praktis dan artistik.
  • Bahan kemasan tidak sepenuhnya aman. Dalam ilmu kemasan dikenal istilah migrasi kemasan. Migrasi kemasan merupakan suatu fenomena perpindahan zat-zat yang ada dalam kemasan ke dalam bahan yang dikemas (terutama makanan dan minuman). Peristiwa migrasi kemasan pada makanan terkemas menyebabkan makanan terkemas bercampur dengan zat-zat dari bahan kemasan, yang kemudian dapat ikut terkonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *