Daily Archives

2 Articles

Uncategorized

Tiga Kue Tradisional Tak Lekang oleh Zaman

Posted by Katherine Fowler on
Tiga Kue Tradisional Tak Lekang oleh Zaman

Halo readers, mimin balik lagi dengan resep-resep yang lebih fresh namun tradisional nih. Indonesia memang dikenal dengan banyaknya jenis-jenis makanan tradisional, mulai dari yang pedas sampai yang manis. Kalau ahlinya yang pedas-pedas pasti daerah Sumatera sana. Kalau yang manis-manis biasanya dari Jawa. Mulai dari makanan berat sampai makanan ringan banyak ragamnya. Rupanya banyak kisah di belakang kue-kue itu. Ada yang kuenya merupakan resep dari mancanegara, yaitu negara-negara yang pernah singgah di Indonesia untuk melakukan perdagangan. Atau ada juga resep-resep kuno ketika masa penjajahan dulu. Walau sumbernya beragam, tapi Indonesia selalu punya tambahan resep sendiri supaya pas banget di lidahnya orang Indonesia. Namanya juga makanan, pasti harus pas dan sesuai selera yo. Kali ini mimin juga akan share cara membuat kue cubit, kue lumpur, dan serabi.

Kue-kue ini cocok banget deh untuk dimakan pas sarapan atau bareng teh dan kopi ketika camilan pagi hari. Ada yang cara membuatnya digoreng, ada yang dikukus. Pokoke semuanya enak deh. Udah ngiler-ngiler sendiri kan. Langsung cek aja di bawah.

  1. Kue Lumpur

Belakangan, mimin lagi banyak share tentang kue lumpur. Resep ini sangat legend di Indonesia dan rupanya bukan berasal dari Indonesia. Walau resepnya bukan asli Indonesia, tapi sekarang sudah disesuaikan dengan lidahnya orang Indonesia kok, jadi manis dan teksturnya pas. Untuk membuat kue ini, bahan yang diperlukan pun sangat mudah, mulai dari kentang, terigu, vanili, gula putih, margarin, telur, dan kismis. Pembuatannya pun mudah. Pertama, rebus dan hancurkan kentang. Kemudian, lelehkan margarin dan kocok dengan gula dan telur. Campurkan kentang, terigu, dan bahan lainnya hingga adonan merata. Masukkan cetakan kue lumpur. Masak dengan api kecil hingga setengah matang. Selesaikan dengan menambah kismis di atasnya dan tutup. Kemudian, tunggu hingga matang. Kue lumpur siap dihidangkan.

  1. Kue Cubit

Kue yang satu ini namanya imut ya. Pinch cake atau kue cubit. Pernah ada tayangan di Youtube channel Hiho Kids. Anak-anak itu coba makan kue ini. Karena namanya yang lucu, banyak juga yang main-main dengan makanannya. Kue mungil ini cocok disajikan dengan teh atau kopi. Untuk membuat kue ini juga cukup mudah. Untuk membuatnya, kita perlu telur, tepung terigu, gula pasir, vanili, soda kue, margarin, baking powder, dan topping-nya. Pertama, lelehkan margarin, kemudian kocok semua bahan di atas tapi tanpa topping-nya ya. Olesi loyang cetakan kue cubit dengan margarin. Kemudian, masak kue hingga setengah matang. Biasanya ada tuh yang senang kuenya setengah matang. Bisa langsung diangkat pada tingkat kematangan tertentu ya readers. Supaya camilan ini terlihat seperti dessert mewah dan memberikan penyajian yang tidak biasa, bisa juga menambahkan ice ceam ketika menyantapnya.

  1. Kue Serabi

Kalau kue yang ini sudah pada hafal dong ya. Kalau di Bandung, ada daerah yang terkenal banget dengan surabi kekiniannya atau yang biasa disebut surabi NHI. Surabi ini tidak hanya menawarkan rasa-rasa yang biasa. Ada juga rasa yang lebih inovatif dengan menambahkan topping-topping seperti sosis, mayones, stroberi, durian, dan lain-lain. Kalau mau membuat surabi, cukup campurkan bahan-bahan seperti gula, santan, garam, tepung beras, dan tepung terigu. Untuk mempercantik warnanya, bisa gunakan pewarna makanan. Kemudian, masukkan ke cetakan serabi dan tunggu hingga matang. Siapkan juga bumbu ginca dari gula merah dan kelapa untuk topping manisnya. Kalau lebih suka topping asin, siapkan oncom dan telur ya readers.

Itu dia tiga kue tradisional. Mudah dibuat kan readers. Selamat mencoba.

Baca juga di sini https://review.bukalapak.com/food/resep-kue-cubit-dan-5-kue-camilan-khas-indonesia-yang-mudah-dibuat-20770

Gambar oleh filmi-onlain.info Youtube cookpad

Makanan Nusantara

Resep Bumbu Ayam Rica-Rica, Mau Coba Membuatnya Sendiri?

Posted by Katherine Fowler on

Wah, kamukah itu yang sepagi ini sudah sibuk googling mencari tahu cara membuat ayam rica-rica? Yup! Olahan ayam ini memang selalu siap memanjakan lidah penggemarnya dengan cita rasa pedas dan gurihnya yang amat khas. Masakan satu ini sebenarnya berasal dari Manado, Sulawesi Utara. Nama masakan ini pun berasal dari bahasa Manado, yakni rica yang berarti ‘pedas’ atau ‘cabai’.

Tentu, tak berbeda dengan masakan lainnya, kunci dari masakan ini terletak pada resep bumbu ayam rica-rica tersebut. Well, kamu yang sedang penasaran dan ingin membuat ayam rica-rica sendiri di rumahmu, yuk cek dulu resepnya berikut ini.

Bahan Utama. Siapkan 1 ekor ayam kampung, cuci bersih, kemudian potong ayam menjadi 8 hingga 10 bagian. Siapkan pula garam dan gula pasir secukupnya, 4 lembar daun jeruk yang telah dibuang tulangnya, 2 batang serai yang telah dimemarkan, 300 ml air, dan minyak goreng sucukupnya untuk menumis.

Bumbu. Selain bahan utama, siapkan pula bahan-bahan untuk membuat bumbu ayam rica-rica, yakni 6 buah cabai merah yang telah dibuang tangkainya, 1 buah tomat, 8 buah bawang merah, 3 siung bawang putih, 2 cm jahe ukuran sedang yang telah dikupas kulit luarnya. Jika termasuk penyuka pedas, kamu pun bisa menambahkan cabai rawit sesuai selera.

Cara Membuat. Sebenarnya, membuat ayam rica-rica tidak sesulit yang dibayangkan. Kunci utamanya terletak pada racikan bumbu dan teknik memasak ayam.

Pertama, lumurilah potongan daging ayam yang telah disiapkan dengan garam serta perasan jeruk nipis. Pastikan semua bagian ayam tersentuh garam dan jeruk nipis. Jika sudah, diamkan selama kurang lebih 15 menit agar garam serta jeruk nipis meresap hingga ke dalam daging ayam. Kemudian, sisihkan.

Kedua, tumbuk kasar semua bumbu yang telah disiapkan. Ingat, jangan sampai bumbu ditumbuk terlalu halus. Selanjutnya, siapkan penggorengan. Panaskan minyak menggunakan wajan. Tumis bumbu yang telah ditumbuk hingga keluar bau harum. Setelah itu, masukkan daun jeruk dan serai, aduk kembali hingga merata.

Ketiga, masukkan daging ayam yang telah didiamkan selama 15 menit tadi ke dalam wajan. Aduk rata dan masak hingga warna ayam berubah warna. Pastikan pula bumbu tumis benar-benar merasap ke dalam daging ayam.

Keempat, jika perlu, masukkan garam dan gula pasir, aduk hingga rata. Kemudian, tambahkan air dan tunggu hingga bumbunya meresap. Setelah air cukup susut, cicipi dan pastikan rasa masakanmu sudah pas. Aduk sekali lagi sebelum diangkat. Selesai. Ayam rica-rica siap dihidangkan untuk menemani makanmu.

Baca juga: Resep Ayam Rica-Rica, Olahan Ayam Pedas Nan Sedap yang Bisa Dibuat Semua Orang—klik tautan ini https://review.bukalapak.com/food/resep-ayam-rica-rica-olahan-ayam-pedas-nan-sedap-yang-bisa-dibuat-semua-orang-22984

Tips. Jika tertarik, kamu juga bisa lho membuat ayam rica-rica kemangi. Meski hanya ditambah dengan daun kemangi, cita rasa masakan bisa berbeda. Bagi kamu yang menyukainya, aroma khas daun kemangi dijamin bisa membuat rasa masakan ayam rica-rica buatanmu makin mantap dan menggugah selera. Apalagi jika ditambah dengan cabai. Wuih! Paduan aroma kemangi dan cabai dijamin membuatmu gagal move on.

Tak perlu repot, cara memasak ayam rica-rica kemangi sama dengan resep yang telah disebutkan di atas. Kamu hanya perlu menambahkan daun kemangi. Tambahkan daun kemangi saat ayam sudah hampir masak. Sudah, jadi deh! Ayam rica-rica dengan bumbu istimewa dan aroma kemangi yang luar biasa siap menemani santap siang atau malammu. Mau mencobanya?

Sumber gambar: Resep Cara Memasak.Info