4 Tips Penting Dalam Mengolah Daging Sapi dengan Benar

4 Tips Penting Dalam Mengolah Daging Sapi dengan Benar

Posted by

Ada banyak bahan makanan yang memiliki kandungan protein yang tinggi. Namun, salah satu bahan makanan dengan kandungan protein yang paling dianjurkan adalah daging sapi. Selain protein, daging juga mengandung nutrisi lainnya, seperti vitamin B, fosfor, dan zat besi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

4 Tips Penting Dalam Mengolah Daging Sapi dengan Benar

Kandungan lain yang banyak terdapat pada daging juga adalah lemak, khususnya lemak jenuh dan lemak tak jenuh tunggal yang sangat tinggi, sehingga jika dikonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan penyakit jantung dan penyakit stroke. Tak hanya itu, jika Anda mengonsumsi makan daging merah, termasuk daging sapi secara sering, maka dapat memicu peradangan yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit kanker.

Untuk menghindari risiko tersebut, Anda harus tahu bagaimana cara menyimpan dan mengolahnya. Berikut ini ada beberapa ulasan mengenai cara sehat untuk menyimpan, mengolah, dan mengonsumsi daging sapi yang aman.

Memilih daging

Dalam memilih daging sapi, ada baiknya Anda memilih bagian yang kandungan lemaknya sedikit, seperti bagian paha, has luar atau sirloin dan pinggang. Selain itu, tips agar Anda tidak salah memilih daging adalah pilihlah daging yang berwarna merah segar dan bersih serta hindari daging yang berwarna kecokelatan dan berlendir.

Menyimpan daging

Agar daging sapi tetap terjaga kesegarannya, sebaiknya simpan daging di kulkas dengan 1 derajat Celcius atau di freezer yang bersuhu -18 derajat Celcius. Simpan daging ke dalam kulkas setelah Anda membelinya agar nutrisi yang terkandung di dalamnya tetap bertahan. Untuk masa ketahanannya, daging mentah hanya boleh disimpan paling lama dua hari, sedangkan untuk daging yang telah dimasak bisa bertahan selama empat hari.

Baca juga: Kuliner Daging Sapi dengan Cita Rasa Khas Indonesia

Apabila Anda menginginkan daging disimpan dalam waktu yang lama, Anda bisa menyimpannya di dalam freezer karena ketahanannya bisa mencapai tiga atau empat bulan. Dan untuk daging matang yang disimpan di freezer bisa bertahan paling lama enam bulan.

Mengolah daging

Dalam mengolah daging sapi, Anda harus memperhatikan langkah-langkah penting, seperti mencuci tangan dengan air bersih dan sabun selama 20 detik pada saat sebelum dan setelah memegang daging. Hal ini bertujuan agar bakteri yang ada di daging dan menempel di tangan tidak menyebar kemana-mana.

Saat memotong daging menjadi beberapa bagian, sebaiknya gunakan pisau dan talenan yang berbeda agar bakteri tidak menyebar ke bahan makanan lain. Jangan lupa untuk membuang lemak yang menempel pada daging, apalagi jika Anda ingin mengolahnya menjadi sup atau semur. Selain itu, saat Anda mengolahnya daging, baik itu digoreng, dipanggang atau dimasak, sebaiknya suhu yang digunakan mencapai 71 derajat celcius untuk membunuh bakteri yang ada.

Mengonsumsi daging

Jika Anda ingin mengurangi penyerapan kolesterol pada saat mengonsumsi daging sapi, Anda bisa memilih sayuran sebagai makanan pendampingnya. Dan bagi Anda yang sedang mengonsumsi suplemen zat besi, sebaiknya batasi konsumsi daging agar Anda terhindar dari kelebihan zat besi dalam darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *