7 Bahan Makanan Lokal Penuh Gizi yang Dipandang Sebelah Mata

Posted by

Kesehatan dan makanan adalah dua hal yang selalu saling berkaitan satu sama lainnya. Penyakit jantung, diabetes, darah tinggi, kolesterol, semua itu memiliki dipengaruhi oleh apa yang masuk ke tubuh Anda. Jadi bukan hal yang mengherankan jika salah satu tips paling efektif mencegah penyakit adalah makan makanan sehat. Biasanya, makanan yang disarankan adalah makanan semacam yogurt, keju, apel, dan lain-lain. Tapi bagaimana dengan makanan lokal?

Ada kecenderungan untuk lebih memilih bahan makanan yang berasal dari luar ketika orang-orang ingin berdiet demi kesehatan. Demikian juga dengan mereka yang ingin mencegah penyakit tertentu bertambah parah. Sayuran dan buah-buahan yang disarankan biasanya juga merupakan bahan impor yang memiliki harga mahal. Padahal, Anda sebenarnya tak selalu harus menggunakan bahan-bahan tersebut untuk bisa sehat.

Bahan makanan yang berasal dari daerah Indonesia sendiri pun sangatlah ampuh untuk mencegah berbagai penyakit dan menjaga agar tubuh tetap sehat. Sayangnya, banyak yang menganggap bahwa makanan tersebut “kurang berkelas”, atau bahkan menganggap bahwa kandungan gizinya tak sepadan dengan makanan dari luar. Padahal, daftar makanan-makanan berikut ini akan membuktikan bahwa panganan lokal pun tak kalah dengan di luar untuk urusan gizi.

Mari lihat dulu apa saja makanan lokal yang memiliki kandungan kesehatan tinggi:

  • Singkong

Singkong sudah lama jadi salah satu bahan makanan pokok orang Indonesia. Ironisnya, makanan ini identik dengan makanan kelas bawah. Padahal, singkong mengandung vitamin B kompleks, vitamin C, protein, vitamin K, karbohidrat, dll. Daun dan umbinya juga fleksibel, bisa diolah jadi berbagai macam masakan.

  • Bekatul

Hasil penggilingan kulit luar beras ini lebih sering dijadikan bahan makanan ternak atau makanan di pedesaan. Padahal di dalam bekatul banyak terdapat kegunaan seperti kaya vitamin B, vitamin E, serat, asam lemak, dan protein.

  • Petai

Petai adalah bahan makanan yang cukup populer karena gurih. Meski demikian, jarang yang membicarakan manfaat petai bagi kesehatan. Anda akan lebih sering menemukan orang bercanda tentang baunya, dan bahkan menganggap petai hanya cocok untuk kelas bawah. Padahal, petai mengandung kalium, magnesium, kalsium, flavonoid, asam linoleat, dan berbagai zat gizi yang berguna.

Selain ketiga bahan yang sering diremehkan di atas, masih ada lagi panganan-panganan lokal yang kadang tak selalu diapresiasi karena gizinya, seperti:

Baca juga: 8 Jenis Jajanan dan Makanan Daerah di Indonesia yang Semakin Terpinggirkan

  • Oncom

Makanan yang sebenarnya adalah ‘limbah’ dari tempe ini mengandung gizi yang cukup banyak pula. Di dalam oncom terdapat kandungan serat, protein, lemak, zat besi, serta fosfor.

  • Talas

Populer di Indonesia barat, talas ini adalah sumber karbohidrat murah meriah. Selain itu, talas juga penuh protein, serat, dan bisa mencegah kolesterol.

  • Sukun

Sukun adalah buah yang empuk dan memiliki tekstur mirip roti dan rasa yang lezat. Sukun memiliki kandungan karbohidrat tinggi, kalori rendah, dan mengandung senyawa flavonoid. Sukun juga membantu menjaga kadar gula darah.

  • Gembili

Tanaman ini sudah sulit dijumpai sekarang. Padahal, rasanya lebih manis dan enak dibanding ubi madu. Gembili bagus untuk pencernaan dan penyerapan kalsium, dan mengandung kalsium, fosfor, dan vitamin C.

Itulah beberapa makanan lokal yang sering dipandang sebelah mata meskipun memiliki manfaat yang sangat banyak. Selain itu, Anda tentu sudah sangat kenal dengan makanan seperti sayur bayam, kangkung, tempe, tahu, dan produksi-produksi lokal lainnya. Kalau Anda ingin memulai hidup sehat, Anda bisa memulainya dari makanan-makanan ini. Tak perlu harus selalu pakai makanan impor untuk hidup sehat, bukan?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *