Apa Itu Makanan Kaleng?

Posted by

Makanan kaleng —- Makanan kaleng adalah makanan yang dikemas dalam suatu wadah yang sudah dijamin kebersihannya. Wadah tersebut tertutup dan kedap akan udara. Sehingga isi makanan dalam wadah tersebut (biasanya kaleng) bisa berumur panjang.

Makanan di dalam kaleng sudah mengalami sterilisasi. Jadi sebenarnya pengertian makanan kaleng bukan hanya yang berada dalam kaleng saja tetapi kemasan tertutup yang nantinya disterilisasi kembali saat setelah dikemas.

Pengalengan makanan menurut sejarah, pertama kali dilakukan oleh Nicolas Appert menanggapi pesan sayembara dari Napoleon Bonaparte untuk mengawetkan makanan dalam jumlah besar untuk ransum tentara. Karena adanya risiko botulisme, satu-satunya metode yang aman untuk mengalengkan sebagian besar makanan adalah dengan panas dan tekanan tinggi. Makanan yang biasanya dikalengkan yaitu sayur-mayur, daging, makanan laut, susu.

Di zaman sekarang. Makanan kaleng merupakan salah satu jenis makanan yang disukai dan digemari masyarakat di dunia. Dikarenakan makanan kaleng memang memudahkan masyarakat dan memiliki banyak beberapa keuntungan, seperti jika dalam melakukan perjalanan jauh, makanan kaleng paling cocok dan praktis untuk dibawa dan mudah untuk dinikmati. Namun, di balik sisi positifnya tersebut, makanan kaleng juga mempunyai sisi negatif.

Garam, gula, dan pengawet biasanya ditambahkan pada beberapa makanan kaleng. Bagi Anda yang sehat mungkin hal ini tidak menjadi masalah bila dimakan dalam batas yang wajar. Namun, bagi Anda yang menderita penyakit tekanan darah tinggi maupun penyakit jantung, makanan kaleng dapat memperburuk kondisi kesehatan Anda karena makanan ini umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi.

Garam dalam bentuk natrium pada makanan kaleng biasanya terdapat dalam kadar yang tinggi karena juga berfungsi untuk menjaga kualitas makanan kaleng. Terlalu banyak mengonsumsi garam atau natrium dapat menyebabkan tekanan darah Anda naik dan keseimbangan elektrolit dalam tubuh Anda terganggu.

Kandungan gula yang tinggi pada makanan kaleng juga mempunyai dampak berbahaya karena kelebihan gula berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit, seperti diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit jantung. Bagi Anda yang memiliki penyakit tersebut sebaiknya batasi bahkan jika bisa hindari makan makanan kaleng, makan makanan segar lebih baik bagi Anda.

Sebelum Anda membeli makanan kaleng, ada baiknya Anda melihat informasi nilai gizi yang ada. Perhatikan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, berapa jumlah natrium, kalori, lemak, dan zat gizi lain yang terkandung di dalamnya.

  • Makanan kaleng mengandung BPA:

BPA atau Bisphenol-A merupakan bahan kimia yang terkandung dalam kemasan makanan, termasuk dalam kaleng. Penelitian menunjukkan bahwa BPA dalam makanan kaleng dapat berpindah dari lapisan kaleng ke makanan. BPA yang masuk ke dalam tubuh berhubungan dengan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan diabetes mellitus tipe 2, serta juga dapat menyebabkan kelainan fungsi seksual pada pria.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *