Bahan Pengawet Makanan Yang Aman Untuk Tubuh Manusia

Posted by

Bahan pengawet —- Pengawet makanan dibuat untuk mencegah jamur dan bakteri berkembang di dalam makanan. Ada dua jenis bahan pengawet makanan, yakni alami dan ada juga buatan.  Tak hanya jenis pengawetnya saja yang perlu kita ketahui, kita pun perlu memerhatikan mana yang termasuk baik dan mana yang termasuk berbahaya untuk tubuh dan kesehatan kita.

Di bawah ini, kami akan bagikan informasi penting terkait bahan pengawet makanan yang aman untuk tubuh manusia. Yang bisa Anda jadikan referensi Anda dalam menentukan makanan yang Anda beli.

  • Asam Sitrat

Nama lain dari zat asam sitrat ini adalah citric acid dan pengawet makanan ini merupakan salah satu yang paling aman. Aman di makanan artinya juga pasti aman dikonsumsi oleh manusia. Fungsi utama dari asam sitrat ini adalah sebagai pencegah perkembangan jamur serta bakteri jahat pada makanan.

Pernyataan aman sudah dikeluarkan melalui serangkaian uji penelitian di mana dan keamanannya sudah dijamin 99,9% sehingga Anda boleh memakainya dengan tenang. Sayangnya, tak semua orang bisa cocok dengan pengawet makanan ini karena ada sebagian orang yang memiliki alergi. Meski demikian, sangat langka menjumpai orang-orang yang alergi terhadap asam sitrat.

  • Kunyit

Ada banyak manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh kunyit, seperti menjadi obat kaki bengkak karena jatuh, belum lagi juga dijadikan obat asma serta obat herbal liver bengkak. Kunyit adalah rempah yang sangat baik dan bahkan ketika dipakai sebagai bahan pengawet makanan. Biasanya, kunyit digunakan untuk mengawetkan tahu.

Kunyit memang pada umumnya dikenal sebagai pewarna alami untuk makanan, atau juga diketahui sangat berkhasiat berkat sifat antibiotiknya. Tak hanya itu saja, kunyit mampu menjadi pengawet makanan dan pencegah supaya makanan tidak terburu asam dan basi. Di dalam kunyit selain ada antioksidan juga terdapat sifat antikanker, antiradang dan antibakteri yang sangat tinggi.

Kurkuminoid di dalam kunyit basah diketahui memiliki persentase sebanyak 3-5%, sementara itu ada sebanyak 40-50% kandungan kurkuminoid yang dijumpai pada ekstrak kunyit. Namun penting untuk diketahui bahwa pemakaian kunyit tak sebaiknya lewat proses pemanasan, pada lingkungan yang basah serta terkena paparan cahaya. Penggilingan dan penumbukan sebaiknya dilakukan dalam mengolah kunyit, barulah airnya diperas supaya berkualitas terbaik.

  • Vitamin C

Seperti kita tahu, vitamin C sangat dibutuhkan oleh tubuh dan karena menjadi vitamin esensial, jelas keberadaannya bagi tubuh amatlah vital. Vitamin ini juga sangat baik dalam mencegah kanker sehingga pastinya sangat aman bila digunakan untuk mengawetkan makanan. Sebagai sumber utama suplemen yang penuh gizi dan nutrisi, vitamin C juga mampu membuat makanan tak hanya tahan lama tapi juga berpenampilan segar.

Kandungan di dalam vitamin C juga sangat bagus sebagai pencegah oksigen penyebab kerusakan makanan. Biasanya, makanan dengan bahan pengawet makanan vitamin C ini maka akan terdapat nama ascorbic acid pada labelnya. Makanan otomatis terlindungi dengan baik dan secara aman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *