Cara Membuat Opor Ayam yang Sehat

Posted by

Apa yang pertama kali kamu pikirkan kalau ditanya soal Idul Fitri alias Lebaran? Kalau jawabannya adalah opor ayam nan lezat, tak ada salahnya kok! Bersama ketupat, sambal goreng kentang, dan kerupuk udang, opor ayam memang jadi menu yang mampu membuat lidah (dan perut) bergoyang aduhai di Hari Raya. Ngomong-omong, tahukah kamu cara membuat opor ayam yang sehat?

Lho, kok “yang sehat”?

Iya, yang sehat. Sebagaimana kita ketahui, opor ayam menggunakan bahan-bahan seperti ayam, santan, rempah-rempah, dan lain-lain. Daging ayam yang hangat dan empuk, kuah santan nan gurih, dan bumbu yang beraroma memikat adalah perpaduan ciamik untuk opor ayam yang sempurna.

Sayangnya, penggunaan santan yang demikian kental memang tak disarankan, meskipun memberi manfaat signifikan dalam meningkatkan rasa gurih kuah opor. Ingat, santan yang kental mengandung lemak yang tinggi, lho. Sebagian lemak itu disusun dari lemak tak jenuh yang bisa menimbulkan kegemukan dan obesitas.

Jadi, bagaimana cara menyiasatinya? Bisakah kita membuat opor ayam yang gurih sekaligus sehat?

Bisa, dong!

Menurut Prof.Dr.Made Astawan, ahli teknologi pangan dan gizi IPB, santan kental bisa menggantikan dengan santan encer. Selain itu, susu cair rendah lemak juga bisa digunakan, lho! Alternatif lainnya adalah menggunakan susu kedelai.

Asal tahu saja, susu kedelai kaya akan asam lemak tidak jenuh, protein, isoflavon, dan lesitin yang sanggup mengurangi kadar kolesterol. Selain itu, susu kedelai juga kaya akan banyak vitamin dan mineral.

Nah, cara menggunakan susu kedelai yang disarankan ialah setengah takaran santan kelapa, kemudian ditambahkan dengan air supaya lebih encer. Artinya, kalau kita biasa memasak opor ayam menggunakan satu liter santan, cukup gunakan susu kedelai sebanyak setengah liter. Setelah itu, tambahkan air secukupnya agar kuah opor tidak begitu kental.

Berikut ini adalah cara membuat opor ayam sehat dengan menggunakan susu kedelai ala Lighthouse Indonesia. Yuk, dicoba!

Bahan-bahan:
1 ekor ayam kampung, potong-potong menjadi 12 bagian
2 lembar daun salam
2 cm lengkuas, digeprek
2 batang serai, digeprek
1 sdm garam
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm gula merah
1 liter susu kedelai
2 sdm minyak (digunakan untuk menumis)
2-3 gelas air

Bumbu Halus:
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
4 butir kemiri, disangrai
1,5 sdt ketumbar, disangrai
1/4 sdt jinten

Cara Membuat:

  1. Blender hingga halus semua bahan untuk bumbu. Panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu di panci hingga harum.
  2. Masukkan daun salam, lengkuas, dan serai yang sudah digeprek. Aduk sebentar hingga harum.
  3. Masukkan ayam dan tumis hingga ayam berubah warna. Kemudian, masukkan air. Rebus hingga ayam empuk.
  4. Setelah ayam mulai empuk, matikan api kompor dan diamkan sejenak. Kamu akan melihat minyak mulai mengambang pada permukaan air. Nah, minyak ini berasal dari kulit ayam yang direbus dalam waktu yang lama dan mengandung lemak jenuh. Ambil sendok sayur untuk mengambil minyak dari permukaan air hingga habis.
  5. Nyalakan lagi api kompor, kemudian masukkan susu kedelai, garam, gula merah, dan merica bubuk. Rebus kembali sampai ayam benar-benar empuk dan kuah opor meresap ke dagingnya.
  6. Matikan kompor dan taburi dengan bawang goreng di atasnya. Sajikan dengan ketupat atau lontong dan kerupuk udang.

Bagaimana, membuat opor ayam yang lezat sekaligus sehat ternyata cukup mudah, kan? Yuk, coba di rumah!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *