Fakta Jus Buah dan Sayur Sebagai Minuman Diet yang Belum Banyak Diketahui Orang

Fakta Jus Buah dan Sayur Sebagai Minuman Diet yang Belum Banyak Diketahui Orang

Posted by

Banyak cara yang dapat ditempuh untuk menurunkan berat badan, mengonsumsi jus buah dan sayur sebagai minuman diet salah satunya. Hanya saja, memanfaatkan jus buah dan sayur sebagai menu diet masih tergolong kontroversi, karena dapat berisiko tidak terpenuhinya serat, serta kekurangan protein pada tubuh.

Fakta Jus Buah dan Sayur Sebagai Minuman Diet yang Belum Banyak Diketahui Orang

Kendati demikian, masih banyak yang tidak mempedulikan risiko tersebut dan tetap melanjutkan program diet mereka meski hanya mengandalkan jus buah sebagai sumber asupan nutrisinya. Padahal tubuh juga sangat membutuhkan nutrisi yang ada pada bahan makanan lain. Agar tidak salah persepsi mengenai jus dan sayur, sebaiknya Anda membaca ulasan mengenai fakta mengenai minuman diet ini.

Baca juga: Coba Kesegaran Resep Minuman Ringan Ala Cafe Buatan Sendiri Di Rumah

 Efek Terhadap Penurunan Berat Badan

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya di atas, bahwa jus buah dan sayur membuat tubuh Anda berisiko kekurangan protein. Saat tubuh kekurangan protein, maka akan menimbulkan keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak. Tak hanya itu, Anda juga berisiko kehilangan massa otot sehingga hasil penurunan berat badan Anda tidak akan bertahan lama.

Selain kekurangan protein, mengonsumsi jus buah dan sayur yang terlalu berlebihan, membuat tubuh Anda juga berisiko kekurangan sodium karena sayur dan buah mengadung sodium yang sangat sedikit. Jika hal ini terjadi, maka Anda mudah merasakan lemas, mual dan sakit kepala.

Kendati demikian, jika Anda mengonsumsi jus buah dan sayur secara tepat dan wajar, manfaatnya bisa menurunkan risiko kanker, sakit jantung dan mendorong sistem imunitas karena cara konsumsinya tidak jauh berbeda dengan mengonsumsi buah dan sayur secara langsung. Untuk itu, jika Anda mengolah buah dan sayur sebagai jus, sebaiknya seimbangkan dengan menambahkan protein seperti yoghurt atau susu almond.

 Upaya Detoksifikasi Belum Terbukti

Banyak yang percaya jika mengkonsumsi jus buah dan sayur secara rutin dapat mendetoksifikasi racun yang ada di dalam tubuh. Namun, seorang ahli nutrisi menganggap hal ini kurang efektif karena diet detoksifikasi dianggap bisa memicu gangguan kesehatan, bahkan bisa membuat lemak dengan mudah kembali setelah proses detoks selesai. Padahal proses detoks dalam tubuh sudah terjadi secara alami pada organ hati dan ginjal tanpa adanya diet jus yang Anda lakukan.

Cara Mengonsumsi Jus yang Disarankan

Cara mengonsumsi jus buah dan sayur yang tepat adalah dengan cara diminum langsung setelah proses pembuatan. Selain itu, jangan menggunakan mesin pembuat jus buah yang memisahkan daging buah dan seratnya. Sebaiknya gunakan blender untuk membuat jus agar cairan jus yang diperoleh tetap mengandung serat yang baik untuk proses pencernaan. Mengolahnya menjadi jus bisa menjadi alternatif bagi Anda yang tidak terbiasa mengonsumsi buah dan sayur secara langsung. Selain itu, ahli gizi juga menyarankan untuk mengonsumsi minimal 2 porsi buah dan 4 porsi sayur setiap hari dengan warna dan rasa yang berbeda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *