Jenis, Manfaat dan Syarat-Syarat Makanan Halal

Posted by

Islam memberikan batasan kepada umatnya agar tidak mengkonsumsi makanan yang haram dan menganjurkan makanan halal. Makanan bukan sekedar mengisi pengisi perut saja, namun harus sehat bergizi dan halal. Makanan yang halal menurut agama islam adalah makanan yang boleh dikonsumsi atau dimakan. Sedangkan makanan yang haram adalah makanan yang tidak boleh dikonsumsi dan jika mengkonsumsi hukumnya haram.

Dalam artikel ini kita akan membahas lebih spesifik ke jenis-jenis makanan yang halal. Lebih lengkapnya simak ulasannya berikut ini.

Jenis Makanan yang Halal

Secara sederhana, halal artinya sesuatu yang dibolehkan tanpa dilarang. Lawan halal adalah haram. Contoh makanan haram adalah: bangkai, daging babi, darah, binatang mati karena tercekik, terjatuh, terpukul, diterkam binatang buas kecuali sudah sempat disembelih, sesajen, khamar, binatang buas bertaring, keledai jinak, burung yang berkuku tajam, al-jallalah atau unta yang dinaiki, hewan yang diperintahkan untuk dibunuh dan hewan yang diperintahkan untuk tidak dibunuh.

  1. Makanan yang halal menurut zatnya, adalah makanan yang berasal dari zat atau bahan yang halal seperti: sayur-sayuran, buah-buahan, daging sapi, daging ayam, nasi, ikan dan air.
  2. Mendapatkan makanan dengan cara yang halal. Dalam hal ini yang menjadi dasar halal atau tidaknya adalah dari cara mendapatkannya. Misalnya uang untuk membeli makanan adalah dari pekerjaan yang baik. Namun jika diperoleh dari hasil mencuri atau dengan cara yang tidak jujur maka makanan tersebut haram.

Manfaat Makanan yang Halal

Ternyata islam menganjurkan umatnya untuk mengkonsumsi makanan yang halal karena banyak manfaat yang bisa diambil dan dirasakan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Terhindar dari akhlak dan perlakuan yang tidak baik atau mazmumah.
  • Mendapatkan akhlak karimah.
  • Mendapatkan ridho dari Allah.
  • Bertahan hidup sampai waktu yang sudah di tentukan.
  • Tubuh lebih sehat dan bugar

Baca juga: Makanan halal dan baik

Syarat- Syarat Makanan Halal

Ada beberapa syarat-syarat makanan halal , yaitu:

  • Suci, tidak najis atau terkena najis.
  • Aman, artinya tidak mudarat. Baik secara langsung maupun tidak langsung.
  • Tidak memabukkan.
  • Jika makanan itu berupa hewan harus disembelih sesuai dengan ketentuan dan syarat sesuai dengan aturan islam.

Selain itu, makanan juga harus memenuhi syarat sebagai makanan yang sehat (thoyyib). Artinya, makanan tersebut harus mengandung gizi dan nutrisi yang baik untuk tubuh, tidak mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan, misalnya: tidak mengandung pewarna, pengawet, pestisida, pemanis sintesis dan bahan kimia lainnya.

Mengkonsumsi makanan halal yang sehat tidak harus makanan yang mahal. Banyak sekali makanan yang ada di sekeliling kita yang mudah kita dapatkan dan masuk ke dalam jenis makanan yang halal dan sehat. Mengkonsumsi makanan sebaiknya tidak berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan dibenci oleh Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *