secangkir kopi hijau

Kopi Hijau Mampu Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Posted by

Kopi menjadi salah satu minuman yang digemari masyarakat terutama pria. Pada kopi terdapat kandungan kafein yang tidak hanya mampu untuk menjaga Anda agar tetap terjaga lebih lama namun juga bisa memperbaiki mood. Ada banyak jenis kopi yang bisa dipilih di toko online yang menyediakan kopi untuk dikonsumsi dan salah satunya dalah kopi hijau. Hal yang membedakan antara kopi yang berwarna hijau tersebut dengan kopi pada umumnya adalah kopi jenis ini tidak mengalami proses pemanggangan atau sangrai sehingga warna biji kopi tetap hijau.

Salah satu manfaat dari kopi yang berwarna hijau pucat ini adalah bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Namun, benarkah bisa menurunkan berat badan? Berdasarkan pada penelitian yang dilakukan Gastroenterology research and practice pada tahun 2001 mengemukakan jika ekstrak dari kopi tersebut lebih efektif untuk membantu dalam menurunkan berat badan jika dibandingkan dengan plasebo.

secangkir kopi hijau 2

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan Maret 2006 oleh BMC Complementary and Alternative Medicine menyebutkan jika suplemen harian dari ekstrak biji kopi yang berwarna hijau ini mampu untuk mengurangi lemak tubuh sehingga menurunkan berat badan. Pada penelitian yang dilakukan pada mencit atau tikus, juga menunjukkan jika ekstrak biji kopi tersebut juga mampu untuk menurunkan atau mengurangi komposisi lemak yang ada pada hati tikus.

Pada penelitian mengenai kopi hijau tersebut ditemukan senyawa yang disebut dengan asam kolorgenat. Senyawa tersebut dipercaya memiliki antioksidan aktif yang bisa untuk menurunkan tekanan darah serta berat badan. Penelitian kecil yang dilakukan juga menyebutkan jika dengan mengkonsumsi minuman dari biji kopi yang berwarna hijau tersebut bisa menurunkan berat badan sekitar 1,3-2,2 kg jika dibandingkan dengan orang yang tidak meminumnya. Asam klorogenat dari biji kopi yang belum dipanggang tersebut lebih mudah untuk dicerna dan diserap oleh tubuh manusia dibandingkan dengan biji kopi sudah melalui proses pemanggangan kopi.

Akan tetapi, berdasarkan pada berita yang dikabarkan Times of India di tahun 2013 menyebutkan jika Vance Matthews yang merupakan sistem Professor yang berasal dari The University of Western Australia beserta dengan tim penelitiannya menemukan jika kopi tersebut mengandung polifenol nabati dan salah satu zat yang terkandung adalah CHA atau Chlorogenic acid yang merupakan zat untuk bahan utama suplemen diet. Dari penemuannya tersebut, Matthews beserta dengan timnya meneruskan penelitiannya dengan menggunakan tikus percobaan.

Tikus percobaan tersebut dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama hanya diberi diet tinggi lemak dan yang kedua diberi diet tinggi lemak dan suplemen CGA. Hasil penelitian membuktikan jika keduanya memiliki berat badan yang sama bahkan untuk kelompok tikus kedua yang diberikan suplemen CGA membuktikan jika kemungkinan kadar lemak hati bisa lebih tinggi. Studi yang dipublikasikan dalam ASC’ Journal of Agricutural and Food Chemistry menyebutkan jika pemberian suplemen CGA dengan dosis yang tinggi tidak mampu untuk melindungi tubuh dari resiko obesitas ataupun sindrom metabolik yang lainnya.

Dengan dosis ekstrak biji kopi hijau sebanyak 60-185 mg per harinya belum mampu dibuktikan secara ilmiah untuk membantu menurunkan berat badan dalam jangka waktu yang panjang. Hal tersebut disebabkan belum adanya penelitian secara ilmiah dalam jangka waktu yang panjang sehingga belum tentu aman untuk dikonsumsi jangka panjang. Karena hal tersebut sebaiknya Anda konsumsi kopi yang berwarna hijau tersebut dalam batas yang wajar dan penyajiannya adalah 1:3 untuk kopi dan air dan disertai dengan mengkonsumsi makanan sehat dan olahraga untuk program diet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *