Kuliner Bandung Unik dan Khas

Posted by

Bandung merupakan kota yang memiliki banyak julukan. Diantaranya adalah kota kembang, Paris Van Java, kota kreatif, city of heritage. Namun jika membahas tentang kota kembang, kurang lengkap rasanya bila tidak menyinggung kulinernya. Kuliner Bandung memang luar biasa beragamnya. Selain beragam, kulinernya juga unik-unik dan nikmat-nikmat. Tidak heran jika kota Bandung mendapat julukan tambahan sebagai kota kuliner.

Berikut kuliner unik khas Bandung yang harus Anda cicipi.

Baca juga:  Kuliner Bandung Yang Wajib Kamu Cicipi 2017

  • Colenak

Kuliner unik khas Bandung yang satu ini sudah tergolong agak legendaris alias sudah ada jaman nenek-kakek kita. Colenak adalah singkatan dari “dicocol-enak”. Colenak ini sebenarnya adalah tape atau peuyeum yang dibakar lalu disantap dengan dicocolkan pada gula jawa cair yang dicampur serutan kelapa. Colenak ini pertama kali diperkenalkan oleh Aki Murdi pada tahun 1930. Saat ini colenak sudah divariasikan. Ada colenak rasa nangka dan juga rasa duren.

  • Gepuk

Gepuk adalah kuliner Bandung yang terbuat dari daging sapi dengan cita rasa sedikit manis dan gurih. Proses awal pembuatan gepuk adalah dengan mengiris daging sapi searah dengan serat daging dan direbus setengah mateng, kemudian di pukul pukul hingga agak empuk. Daging yang sudah empuk direndam kedalam bumbu yang dicampur dengan santan. Kemudian direbus kembali hingga air santan menyusut. Jika akan disajikan gorenglah gepuk dengan sedikit minyak hingga kecokelatan dan angkat. Gepuk akan lebih enak di santap dengan nasi hangat dan sambel pedas.

  • Nasi timbel

Nasi timbel adalah yang nasi putih biasa yang panas lalu dibungkus daun pisang. Karena dibungkus daun pisang maka akan menimbulkan aroma yang khas. Biasa disajikan dengan berbagai tambahan seperti tahu dan tempe goreng, ayam goreng, sambal dan juga lalap. Nasi timbel akan nikmat disantap selagi hangat.

  • Gehu pedas

Gehu adalah singkatan dari “toge-tahu”. Namun, untuk gehu pedas ini, isiannya tidak hanya selalu toge, melainkan divariasikan menggunakan kol, bihun, dan wortel, bahkan ada juga yang menambahkan daging cincang dan udang. Bahan isian ini ditumis dengan bumbu rempah dan cabai. Tahunya sendiri dibalut dengan adonan terigu. Gehu pedas ini rasanya benar-benar sedap dengan tekstur yang garing renyah.

  • Misro

Kuliner Bandung yang terakhir adalah misro. Misro adalah singkatan dari “amis dijero”, dalam bahasa indonesia artinya “manis di bagian dalam”. Misro terbuat dari adonan singkong yang bagian dalamnya diisi gula merah lalu digoreng. Misro yang berbentuk bulat dan bercita rasa manis ini sangat nikmat disantap dalam keadaan hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *