Makanan Halal Dari Perspektif Al-Quran dan Hadits Nabi

Posted by

Sebagai umat Islam, diwajibkan bagi kita semua untuk mengkonsumsi makanan halal yang sudah ditentukan oleh hukam syariat Allah dalam Al-Quran. Banyak ayat Al-Quran dan Hadits yang berbicara tentang perintah memakan yang memang halal dan sehat, yang kesemuanya untuk kebaikan umat manusia dan menjauhi segala macam makanan haram.

Berikut ini beberapa ayat Al Qur’an dan hadits terkait dengan makanan halal, baik, dan haram:

   QS Al Baqarah: 168 Artinya: “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

  QS Al Baqarah: 172: Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah.

   QS Al Baqarah: 173 “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dalam ayat 173 Allah SWT menjelaskan makanan yang memang diharamkan oleh-Nya, seperti darah, daging babi,  dan bangkai.

Bukan hanya AL-Quran saja yang menyuruh umat Islam, mengkonsumsi makanan halal, melainkan hadits yang diberitakan oleh Nabi Muhammad SAW, terkait masalah makanan halal.

Artinya : “Dari Abu ABdillah Nu’man bin Basyir r.a,”Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka, barang siapa yang takut terhadap syubhat, berarti dia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Dan barang siapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembalakan hewan gembalaannya di sekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah adalah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh. Ketahuilah bahwa dia adalah hati” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sebenarnya banyak manfaat yang bisa kita dapatkan kalau kita mengikuti aturan di atas mengenai makanan halal dan menjauhi segala makanan yang memang dilarang. Yakni:

Hidup akan menjadi lebih bahagia

Akan terhindar dari segala macam penyakit

Mendapat ridho dari Allah SWT

Mendapatkan pahala

Hidup menjadi lebih sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *