Manfaat Kacang Kedelai Bagi Kesehatan

Manfaat Kacang Kedelai Bagi Kesehatan

Posted by

Kacang kedelai merupakan salah satu polong-polongan yang biasanya dijadikan bahan dasar dalam pembuatan tempe, tahu, dan kecap. Kacang ini juga merupakan sumber gizi protein nabati utama di Indonesia. Pasalnya kedelai kaya akan kandungan gizi seperti asam lemak essensial, serat, karbohidrat, vitamin E dan K, lestisin, isoflavon, dan banyak lainnya.

Manfaat Kacang Kedelai Bagi Kesehatan

Manfaat Kacang Kedelai

Belum ada penelitian yang pasti tentang takaran mengkonsumsi kedelai yang dianjurkan. Namun, 2-3 porsi kacang kedelai asli per hari, Anda bisa mendapatkan keuntungan bagi tubuh. Keuntungan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Membantu menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi kedelai, kita bisa menghindari rasa lapar yang mudah datang, karena kedelai mampu membuat Anda tahan kenyang dalam waktu yang lama. Meskipun begitu, kedelai tetap memberikan asupan gizi yang cukup.
  • Baik untuk perkembangan otak. Kedelai dipercaya dapat membantu meningkatkan kualitas otak, karena lestisin yang terkandung di dalamnya memberikan asupan yang baik bagi otak dan mencegah pikun saat memasuki usia 50 tahun.

Mencegah Berbagai Macam Penyakit

Selain manfaat-manfaat di atas, kacang kedelai juga dipercaya dapat mencegah berbagai macam penyakit, seperti:

  • Kanker payudara. Jumlah kedelai yang dibutuhkan untuk menunjang pencegahan penyakit ini belum diketahui secara spesifik. Namun, wanita yang mengidap kanker payudara dinyatakan tetap aman untuk mengkonsumsi dua porsi kedelai per hari. Sayangnya belum ada penelitian lebih jauh yang dapat memberikan alasan medis secara lengkap.
  • Penyakit jantung. Kedelai memiliki kandungan non kolesterol, sehingga mampu untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Kedelai juga bisa dijadikan sebagai pengganti makanan hewani dan produk susu dengan kadar lemak tinggi. Kandungan isoflavon kedelai bekerja sama dengan fitoestrogen dalam memberikan manfaat maksimal bagi tubuh.
  • Anemia. Anemia adalah salah satu penyakit yang terjadi karena kurangnya sel darah merah pada tubuh. Penderitanya seringkali ditandai dengan lelah dan lunglai sepanjang hari. Nah, ternyata kacang kedelai adalah salah satu makanan penambah darah yang dikenal mengandung zat besi tinggi.
  • Gejala Menopause. Saat seseorang memasuki usia menopause, sering terjadi gejala rasa panas pada tubuh. Rasa panas ini juga dikenal dengan istilah hot flushes. Kandungan fitoestrogen pada kedelai dapat dijadikan sebagai pengganti hormone estrogen yang dihasilkan tubuh untuk mengurangi rasa panas yang dirasakan.
  • Tuli. Sebuah kondisi dimana seseorang memiliki kesulitan dalam mendengarkan suara di sekitarnya. Penyakit ini memang tidak berbahaya, namun tentu sangat mengganggu komunikasi antara satu individu dengan masyarakat sekitar. Penyakit ini sering ditemui pada orang usia 60 tahun ke atas. Anda bisa mengurangi risiko mengidap tuli sejak dini dengan mengonsumsi kedelai.

Baca juga: 5 Nutrisi Makanan Sehat yang Penting Untuk Vegetarian

Kacang kedelai memang dikenal memiliki kandungan gizi, yang mana memberikan manfaat yang banyak. Namun, mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan juga kurang baik pada tubuh. Salah satu efek sampingnya adalah timbul alergi karena kandungan proteinnya tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *