Mengenal Bahan Pengawet Alami untuk Berbagai Jenis Makanan

Posted by

Saat ini hampir semua jenis makanan kemasan yang dijual di pasaran sudah ditambah dengan bahan pengawet. Meski mengklaim produk organik, alami, sehat dan lain sebagainya ternyata tetap saja ada kandungan pengawet di dalamnya. Hal ini sebetulnya sah-sah saja sehingga produk yang dijual bisa tahan lama serta tidak akan mudah busuk. Proses pengawetan ini akan mencegah tumbuhnya mikroorganisme yang bisa membuat makanan menjadi busuk serta bisa memperpanjang waktu penyimpanannya.

Tetapi perlu diketahui juga jika tidak semua pengawet bisa aman untuk dipakai dan justru lebih banyak yang membahayakan untuk tubuh. Namun tenang saja karena alam sudah memberikan pengawet yang alami yang bisa dipergunakan. Berikut ini beberapa jenis pengawet alami yang bisa mudah Anda temukan di dapur dan bisa dipakai mengawetkan makanan:

Baca juga: Makanan Yang Mengandung Bahan Pengawet

  • Garam

Pertama ada garam yang merupakan senyawa Natrium Chlorida dan merupakan bumbu yang selalu dipakai untuk segala jenis masakan. Selain mampu memberi cita rasa, garam pun mampu dijadikan sebagai pengawet makanan alami karena sifatnya yang bisa menyerap air. Untuk penggunaan yang paling umum adalah ketika mengawetkan ikan dan telur yang menjadi ikan asin dan telur asin dimana bisa bertahan lebih lama dibanding ikan dan telur biasa.

  • Gula pasir

Gula berbentuk butiran putih seperti kristal yang biasa dipakai untuk bisa memberi rasa manis. Seperti halnya garam, selain bisa memberi cita rasa, gula juga mampu dipakai untuk mengawetkan makanan. Contoh makanan yang kerap diawetkan dengan bahan pengawet alami gula adalah pada selai buah, dodol hingga manisan sehingga makanan tersebut bisa tahan lebih lama.

  • Cuka apel

Cuka memiliki ragam jenis mulai dari cuka aren, cuka limau, hingga cuka apel. Rasanya yang asam kerap dijadikan penambah rasa ke makanan. Namun cuka pun bisa dijadikan pengawet untuk makanan. Beberapa produk yang diawetkan dengan cuka diantaranya adalah acar, kimchi hingga minuman dan jeli. Selain bisa mengawetkan makanan, cuka pun mampu mempertahankan warna makanan tetap pada warna aslinya.

  • Bawang putih

Selanjutnya ada juga bawang putih yang bisa dijadikan pengawet. Bawang putih memiliki sifat yang mampu mematikan bakteri. Jika Anda tertarik untuk mengawetkan beberapa makanan, maka Anda bisa memakai bawang putih ini dengan cara menambahkan potongan bawang putih ke daging ataupun ikan lalu simpan ke kulkas. Dengan cara tersebut, maka ikan atau daging yang disimpan akan awet sampai 20 hari.

Itulah beberapa bahan pengawet alami yang mudah ditemukan di dapur dan sekitar Anda yang dapat dimanfaatkan untuk membuat bahan makanan Anda lebih awet. Pengawet alami tentu lebih aman digunakan dengan tanpa adanya efek samping.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *