SEGO KUCING, KULINER JOGJA DI ANGKRINGAN

Posted by

Kuliner Jogja yang satu ini sepertinya terdengar nyleneh. Dari namanya yang disebut sego kucing akan menimbulkan dua persepsi yakni nasi untuk makanan kucing atau nasi dengan lauk daging kucing. Tapi jangan salah sangka, meski namanya sego kucing tapi makanan ini tidak  memakai daging kucing sebagai bahan dasarnya. Sego kucing juga merupakan makanan unutk manusia.

kuliner Jogja ini disebut sego kucing karena porsi nasi dan sayur serta lauk pelengkapnya sangat sedikit, hingga dikira hanya untuk memberi makan kucing. Tapi alasan porsi makanan ini sedikit juga masuk akal, karena sego kucing hanya dijual di malam hari pada angkringan. Bukankah akan lebih baik jika tidak makan terlalu banyak dimalam hari.

Baca juga: Beberapa Jenis Makanan tradisional dari Jogjakarta

Meski porsinya sedikit bukan berarti harga makanan ini mahal. Ini adalah kuliner yang sangat merakyat di Jogja karena harganya yng murah dan disajikan di angkringan malam yang mana menjadi tempat berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat di malam hari terutama remaja. Sego kucing adalah makanan yang cocok untuk mengganjal perut sekaligus ngrumpi bareng teman-teman dimalam hari.

Varian lauk dan sayur sego kucing cenderung sama dari wktu ke waktu. Hanya saja sekarang mungkin  ada beberapa penjual yang mencoba tambahan lauk dan sayur atau varian nasi kuning dll. Pada dasarnya kuliner Jogja ini terdiri dari nasi putih, sayur kering tempe manis, oseng teri plus kacang tanah goreng. Dan yang menjadi minumannya ialah teh manis hangat atau kopi. Tentu saja nikmat dimakan pada dinginnya malam.

Saat ini jika anda mencari kuliner jogja angkringan ini akan didapati banyak variasinya mulai dari nasinya yang sekarang sudah tersedia juga nasi kuning atau juga nasi merah. Sebagai lauknya sudah sangat beragam, ada ayam goreng, sate telur puyuh, telur dadar dll. Dan sayurnya pun sudah mulai banyak varian mulai dari mie goreng hingga bakmi. Tentunya peminatnya pun juga semakin banyak.

Jika anda berkunjung ke Jogja maka anda akan dengan mudah mendapati warung angkringan yang menjual sego kucing. Biasanya warungnya sederhana dan terletak dipinggiran jalan. Kini juga sudah banyak angkringan yang buka disiang hari. Hal ini untuk mendapat lebih banyak konsumen karena dimalam hari saja sudah banyak pesaing.

Usaha warung angkringan masih terus eksis dan semakin banyak di Jogja. Modal usahanya tidaklah besar dan peminatnya pun banyak. Ada beberapa pengusaha angkringan yang sukses karena banyaknya pengunjung yang akhirnya terpikat menjadi pelanggan setianya. Salah satunya adalah Angkringan Lik Man. Pemiliknya yaitu Pak Kobar menuturkan bahwa usahanya berdiri sejak tahun 1960-an dan ia baru mulai meneruskan usaha ini dari ayahnya pada tahun 2008. Ia berkata bahwa kunci sukses angkringannya ini adalah menu minumannya yang spesial yaitu kopi joss. Kopi hitam yang diberi arang hitam sehingga rasanya semakin joss. Banyak pelanggan yang terpikat dengan sajian kopi jos tersebut sehingga memilih untuk menjadi pelanggan setia angkringan Lik Man. Bagi anda yang berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk mampir ke angkringan untuk menyantap sego kucing, kuliner Jogja yang merakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *