thc drinks - ilustrasi berita THC drinks di Lollapalooza: Señorita dan minuman ber-THC tarik perhatian pengunjung
Fitness & Wellness

THC drinks di Lollapalooza: Señorita dan minuman ber-THC tarik perhatian pengunjung

Keberadaan THC drinks menjadi salah satu sorotan di festival Lollapalooza tahun ini, selain jajaran penampil musik yang menarik perhatian. Untuk pertama kali di area festival, pengunjung berusia 21 tahun ke atas dapat membeli kaleng Señorita — koktail kalengan bergaya margarita yang mengandung 5 miligram THC turunan hemp per kaleng 12 ons.

thc drinks - ilustrasi berita THC drinks di Lollapalooza: Señorita dan minuman ber-THC tarik perhatian pengunjung

Penawaran baru ini merupakan bagian dari kerja sama tahun pertama antara pihak festival dan produsen minuman RYTHM Inc. dari Rolling Meadows. Keputusan memasukkan produk ber-THC ke area festival tampak mendapatkan sambutan hangat dari sejumlah pengunjung yang ditemui selama acara berlangsung.

Thc Drinks dalam Sorotan Publik

Beberapa pengunjung menyatakan terkejut namun senang melihat opsi baru tersebut. Jorge Gelan, 35, yang datang bersama temannya dari New York, mengatakan belum pernah melihat minuman ber-THC dijual di acara berskala besar seperti ini. Gelan menyebutkan bahwa ia tidak mengonsumsi alkohol dan merasa terlibat dalam budaya minum dengan adanya pilihan tersebut, karena efeknya yang meredam dan membuatnya lebih hadir di acara.

Bukan hanya Gelan, pengunjung lain juga menyamakan sensasi produk ini dengan efek edible yang tidak menimbulkan hangover seperti alkohol. Tren beralih dari alkohol ke minuman ber-THC disebut kuat terutama di kalangan millennial dan Gen Z: sebuah studi konsumen 2026 menunjukkan 76,6% responden mengurangi konsumsi alkohol demi minuman THC, dan 21,1% mengklaim berhenti total dari alkohol tradisional seperti bir dan anggur.

Penjualan, rasa, dan ketersediaan di area festival

Di Lollapalooza, kaleng Señorita tersedia di bar-bar tertentu untuk pengunjung 21 tahun ke atas dan begitu dibeli boleh dibawa ke area festival. Varian rasa yang populer adalah mango dan lime jalapeño; menurut manajer bar Arlene Gonzalez, penjualan berjalan dari buka hingga tutup dan mango bahkan sempat habis. Beberapa pengunjung melaporkan minuman terasa manis dan mudah dikonsumsi, sampai-sampai rasa THC tidak terlalu terasa.

Harga yang ditawarkan juga menjadi faktor penarik: minuman tersebut berada pada kisaran harga yang sebanding dengan minuman beralkohol di festival, sekitar 16 dolar per kaleng. Karena keterbatasan lokasi penjualan, beberapa pengunjung mengaku harus mencari terlebih dahulu di area bar yang memenuhi syarat, sementara produsen juga melakukan promosi, termasuk iklan banner yang menarik perhatian.

Strategi pemasaran dan perluasan ke venue lain

Menurut perwakilan perusahaan yang mengelola merek Señorita, produk ini telah mulai muncul di lebih dari 80 venue independen di kota tersebut, termasuk beberapa teater ikonik. Selain konser, Señorita juga muncul di acara kesehatan dan kebugaran dengan sampel (tanpa THC) untuk memperkenalkan variasi rasa seperti lime jalapeño, grapefruit paloma, mango margarita, dan ranch water.

Perusahaan menekankan peran edukasi publik sebagai bagian dari strategi agar minuman ber-THC lebih diterima luas. Penampilan di festival besar seperti Lollapalooza dan festival musik lain disebut sebagai bentuk validasi budaya yang memberi cap kredibilitas pada produk, sekaligus membuka peluang distribusi lebih luas di event-event besar.

Regulasi yang mengintai dan masa depan distribusi

Sementara produsen optimistis, ada awan regulasi yang membayangi masa depan distribusi minuman ber-THC. Di tingkat negara bagian, legislatif Illinois pada Juni 2026 mengesahkan aturan yang akan mengatur delta-8 dan produk hemp berintoksikasi lain dengan cara yang sama seperti mariyuana rekreasional; aturan ini akan berlaku mulai November dan berpotensi mengubah kanal distribusi, misalnya memindahkan produk semacam Señorita ke apotek legal (dispensary).

Perubahan regulasi tersebut mungkin berkontribusi pada ketersediaan yang terbatas saat festival. Meski begitu, pihak produsen memperkirakan akan menjual “ribuan” kaleng selama akhir pekan acara, meski data penjualan resmi tidak tersedia pada saat peliputan.

Alasan konsumen memilih minuman ber-THC

Kemunculan Señorita di panggung festival besar juga menggambarkan pergeseran budaya minum, dengan produsen dan venue mencoba menyesuaikan diri pada permintaan konsumen yang berubah. Meski demikian, masa depan ketersediaan di tempat umum masih akan bergantung pada perkembangan peraturan dan bagaimana industri menanggapi standar baru yang diberlakukan.

Aldric Mahendra Saputra Menulis berbagai artikel seputar healthy lifestyle, kebiasaan positif, kesehatan mental, produktivitas, dan keseimbangan hidup modern.